Selasa 18 Jun 2013 00:36 WIB

Lembaga Zakat Siapkan Program Ramadhan

Rep: Rosita Budi Suryaningsih/ Red: M Irwan Ariefyanto
     Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Dompet Dhuafa Republika memberikan layanan kesehatan cuma-cuma, yaitu klinik gratis 24 jam bagi kaum dhuafa.
Foto: Republika/Aditya Pradana Putra
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Dompet Dhuafa Republika memberikan layanan kesehatan cuma-cuma, yaitu klinik gratis 24 jam bagi kaum dhuafa.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Lembaga-lembaga zakat mempersiapkan diri menyambut Ramadhan tahun ini. Mereka menggodok program dan menetapkan target penghimpunan. Ketua Panitia Ramadhan Dompet Dhuafa (DD) Iqbal menyatakan banyak persiapan yang dilakukan. Terutama, untuk mempermudah para muzaki menyalurkan donasi.

“Ramadhan adalah puncak penghimpunan dana bagi lembaga zakat seperti kami,” kata dia di Jakarta, akhir pekan lalu. Lonjakan jumlah donasi yang masuk, menurutnya, akan sangat signifkan dibandingkan bulan-bulan biasa. Di luar Ramadhan, rata-rata terkumpul Rp 7 miliar hingga Rp 8 miliar per bulan. Ini akan mengalami peningkatan lebih dari 12 kali lipat saat bulan suci.

Tahun lalu, DD berhasil mendulang dana zakat, infak, dan sedekah Rp 60 miliar dalam satu bulan Ramadhan. Tahun ini, lembaga itu optimistis mampu meraih perolehan lebih tinggi. “Kami menargetkan Rp 88 miliar,” kata Iqbal. Untuk mencapai target, DD akan memperbanyak gerai bagi para muzaki menyalurkan donasinya.

Ada 58 titik gerai tambahan beserta relawannya. Mereka bertugas menjemput dana muzaki dan menjelaskan semua program yang sedang berjalan. Sebagian besar lokasi baru ini berada di perkantoran atau pusat perbelanjaan. Intinya adalah mempermudah masyarakat menunaikan zakat maupun infak. Ini juga merupakan cara untuk menjalin kedekatan dengan mereka.

Kampanye untuk mengetuk hati calon donatur juga akan semakin gencar. Selain lebih mengenalkan DD, kampanye ini menekankan betapa pentingnya zakat. Media cetak dan elektronik menjadi sarana andalan untuk program kampanye itu, ditambah para relawan rekrutan baru yang mencapai 200 orang. Dia menambahkan, selama ini lebih banyak orang yang berdonasi lewat bank melalui sarana transfer.

Target penghimpunan dalam jumlah tinggi juga ditetapkan Lazis Muhamamdiyah. “Target kami bisa mencapai Rp 100 miliar,” ujar Ketua Lazis Muhammadiyah Khoirul Muttaqin. Angka ini berarti meningkat lima kali lipat dari tahun lalu. Dia mengatakan, saat Ramadhan, peningkatan jumlah donasi bisa mencapai 12 kali lipat daripada bulan biasa.

Lazis Muhammadiyah berencana menempuh pengembangan program, peningkatan pelayanan, perluasan jangkauan, serta mengoptimalkan struktur yang telah ada. Tak hanya itu, lembaga zakat ini bakal mengoptimalkan penerimaan dari luar negeri. Khoirul menambahkan, tahun 2013 perluasan kerja sama juga diperluas. Misalnya, dengan rumah sakit.

Penambahan gerai pun menjadi pilihan. Gerai tersebut, dia menjelaskan, berfungsi sebagai tempat sosialisasi program dan lembaga. Menurut Khoirul, Lazis Muhammadiyah mendekati mahasiswa, pelajar, dewan masjid, dan pihak lainnya agar lebih mengetahui lembaga ini. “Kami ingin lebih banyak memperkenalkan lembaga zakat ini kepada masyarakat,” katanya

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement