Senin 22 Oct 2012 21:38 WIB

Batal Berangkat, Calhaj Al Bayan Kecewa dan Minta Uang Kembali

Rep: Alicia Saqina/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Jamaah calon haji (calhaj) Indonesia (ilustrasi).
Foto: Republika/Mursalin Yasland
Jamaah calon haji (calhaj) Indonesia (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Sebanyak 387 Calon Jamaah Haji (CJH) Indonesia yang terdaftar di biro perjalanan wisata Al Bayan Jakarta, dinyatakan batal berangkat untuk menunaikan ibadah haji di tahun ini. Ratusan CJH mandiri yang dijanjikan dapat menunaikan ibadah haji ini mengaku kecewa dan meminta setoran dana haji mereka dikembalikan.

 

Muhammad Umar salah satunya. CJH asal Semarang yang namanya tergabung di PT Al Bayan ini, mengatakan, pergi beribadah haji ialah harapannya. Ia mengatakan, ingin agar uang yang telah ia setorkan tersebut dikembalikan.

Tentang kekecewaan, ia mengaku tidak terlalu mempermasalahkannya, yang penting pengembalian dana diterima dengan utuh. Umar mendapatkan jawaban dari pihak Al Bayan, bahwa biro perjalanan wisata tersebut akan mengusahakan proses pengembalian dananya secara langsung.

‘’Al Bayan menjanjikan seperti itu, tetapi prosesnya ditunggu satu sampai dua hari katanya,’’ tutur dia kepada Republika, Senin (22/10).

 

Dijadwalkan, Umar akan diberangkatkan pada Sabtu (20/10) pagi. Namun ia baru menerima kabar dirinya batal berangkat, pada Jumat malam.

Sudah beberapa hari dirinya berada di Ibu Kota, ia lebih memilih untuk tinggal di rumah anaknya. Hanya satu malam Umar menginap di hotel yang fasilitas pembayarannya ditanggung Al Bayan.

Hal ini dilakukan, agar dalam melakukan proses kepengurusan pengembalian dana hajinya ke kantor pusat Al Bayan yang terletak di daerah Rawamangun, Jakarta Timur itu, lebih mudah. Mengenai berapa besaran dana yang telah ia setorkan pada biro perjalanan itu, Umar tidak mau mengatakan jumlahnya. ‘’Hanya saja kisaran nominalnya itu, teman-teman (para CJH), dari Rp 75 hingga 100 juta,’’ ujar pria tersebut.

Ia mengatakan, masalah uang bukanlah hal yang utama. Ia hanya menyayangkan, mengapa biro perjalanan lain mampu memberangkatkan jamaahnya, sedangkan Al Bayan tidak.

Kata Ahmad tahun lalu biro perjalanan ini telah memberangkatkan sekitar 600 orang jamaah. Warga Jakarta ini, mengetahui informasi adanya penyelenggaraan haji oleh Al Bayan dari temannya. ‘’Memang sepertinya saya saja yang salah memilih biro ini,’’ ucapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement