Rabu 17 Oct 2012 08:23 WIB

Albarqaf, Kiswah Penutup Pintu Kabah yang Agung

Rep: Hannan Putra/ Red: Dewi Mardiani
Inilah sisi pintu Kabah dengan kiswahnya.
Foto: Republika/Priyantono Oemar
Inilah sisi pintu Kabah dengan kiswahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, Bagian kiswah yang menutupi pintu Kabah disebut "Al-Barqaf", dengan tinggi 6,32 m dan lebar 3,30 m. Sudut-sudutnya dihiasi dengan kalimat “Allah Rabbi" dalam lingkaran yang berjumlah delapan buah, pada tengahnya terdapat tiga lingkaran bertuliskan " Hasbiyallah".

Pada bagian tepian kiswah yang menutupi pintu Kabah ini terdapat surat Al-Fatihah yang terbagi dalam 10 kotak. Di bagian atas termaktub ayat 144 dari surat Al-Baqarah, “Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai.”

Dalam dua kotak panjang, di bawahnya tertulis ayat 133 dari surat Ali lmran: “Dengan nama Allah Yang Maha pengasih lagi Maha Penyayang. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang dijadikan untuk orang-orang yang bertaqwa.”

Selanjutnya, “Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi.” (QS An-Nur:35) dalam empat lampu. Di bawahnya terdapat Ayat Kursi (QS Albaqarah: 255). Lalu di bawahnya lagi ada ayat, “Dengan nama Allah yang  Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah akan membuktikan kebenaran Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya, (yaitu) sesunguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman.” (QS Al-Fath: 27).

Kemudian surat Al-Ikhlas dalam dua lingkaran yang di tengahnya terdapat basmalah. Diantara kedua lingkaran tersebut tertulis, “Katakanlah, 'Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Zumar: 53).

Kemudian, La ilaha ilallah. Al-Malik Al-Haqq Al-Mubin. Muhammad Rasulullah. Shadiq wa’dil Amin, dan selanjutnya dari surat Quraisy.

Bagian akhir tertulis, Shuni’at hadzihi Al-sattrah fi Makkah Al-Mukarramah wa ahddha ihi Al-Kabah Al-Musyarrafah Khadim Al-Haramain Al-Syarifain Fahd ibn Abdul Aziz, alu Sa'ud. Taqabbalallahu minhu. Artinya: Kiswah Kabah ini dibuat di Makkah Al-Mukarramah dan Raja Fahd ibn Abdul Aziz menghadiahkannya kepada Kabah. Semoga diterima oleh Allah.

sumber : Sejarah Mekah, Dr Muhammad Ilyas Abdul Ghani
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement