Rabu 03 Oct 2012 08:54 WIB

CAIR Tawarkan 5 Ribu Dolar Bagi Pengungkap Pembakar Masjid

Islamic Center di Greater Toledo saat masih belum dibakar.
Foto: ahmzam.wordpress.com
Islamic Center di Greater Toledo saat masih belum dibakar.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON, D.C.--Dewan Hubungan Amerika-Islam, Selasa (2/10) waktu setempat mengumukan akan memberi hadiah uang sebesar 5 ribu dolar AS untuk informasi yang bisa mengungkap pelaku serangan pembakaran Masjid Toledo di Ohio pada 30 September lalu, hingga membawa si pelaku ke meja hijau.

Selain mengumumkan itu, CAIR juga menyerukan para pemimpin nasional segera mengatasi insiden kebencian anti-Muslim yang kian marak dan bertambah.

Baru-baru ini Polisi Kota Perrysburg merilis hasil fotografi kamera pengintai terhadap seseorang yang diduga melakukan pembakaran sengaja pada Ahad (30/9) lalu di Islamic Center, Greater Toledo.

Pria yang terlihat dalam foto tersebut adalah pria kulit putih yang mengenakan topi dan jaket kaus sebagai kamuflase. Pihak berwenang juga mempublikasikan sebuah foto menunjukkan mobil merah dikendarai menuju bangunan tersebut.

Masjid itu dibakar pada 30 September llau ketika kosong sehingga langsung menyebabkan kerusakan fasilitas water sprinkler (penyemprot air di langit-langit ruangan) akibat asap di lantai dua. Pada 2008 masjid itu juga pernah diancam dibakar dan seorang pelakunya ditangkap dan dinyatakan bersalah.

Aikibat kebakaran itu, masjid tersebut harus diperbaiki dan sedikitnya membutuhkan waktu tiga bulan. Selama itu pula jamaah tak bisa beribadah di sana.

"Kami berharap hadiah ini bisa menghasilkan si pelaku, siapapun itu yang mencoba menghancurkan rumah ibadah di Amerika bisa ditahan dan diadili hingga jatuh vonis," ujar Direktur Komunikasi CAIR, Ibrahim Hooper, dalam rilis yang diterima ROL lewat surat elektronik, Rabu (3/10).

"Kami meyakini deret insiden anti-Muslim secara nasional terus berkembang karena didorong retorika Islamofobia dalam diskusi publik yang tak pernah mendapat tantangan sepadan."

Pada September lalu, CAIR juga menyeru FBI untuk menginvestigasi aksi vandalisme didorong kebencian di Virginia dan New York. Kemudian pada Agustus, CAIR meminta aparat berwenang menyelidiki kebakaran mencurigakan yang terjadi pada sebuah masjid di Minnesota.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement