Rabu 19 Sep 2012 20:37 WIB

Potret Pendidikan Era Turki Usmani (2)

Rep: Nidia Zuraya/ Red: Chairul Akhmad
Pendidikan dasar era Ottoman (ilustrasi).
Foto: blogspot.com
Pendidikan dasar era Ottoman (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, Tidak diketahui secara pasti apakah pada periode klasik ini sudah diterapkan sistem kurikulum resmi atau belum.

Namun yang jelas, sistem pendidikan dasar di era Turki Usmani mulai mengalami perubahan ketika Sultan Mahmud II berkuasa.

Sultan Mahmud II mengeluarkan maklumat tentang pendidikan dasar pada 1824. Sejak saat itu, di sekolah dasar mulai diperkenalkan seluk-beluk kemiliteran. Sultan mewajibkan orang tua untuk menyekolahkan anaknya, ketimbang bekerja.

Anak-anak diharuskan sekolah paling tidak sampai mereka mengalami masa pubertas. Maklumat itu hanya berlaku di Istanbul dan memuat sanksi bagi yang mengabaikannya.

Reformasi pendidikan sekolah dasar kembali dilakukan Sultan Mahmud II pada 1838. Perubahan itu, antara lain, dibuatnya sistem kelas dan mewajibkan kehadiran siswa di kelas, membuka sekolah asrama bagi anak-anak yatim, dan mengawasi kualitas guru. Administrasi sekolah pun mulai dikelola oleh Shaykh al-Islam.

Pada 1845, sistem pendidikan dasar di wilayah Kekhalifahan Turki Usmani kembali mengalami perubahan. Sekolah-sekolah didata dan ditata ulang. Pemerintahan Turki Usmani juga mengeluarkan kebijakan yang tidak membolehkan sembarangan orang menjadi guru.

Mereka yang berhak untuk mengajar di sekolah adalah yang sudah mengantongi surat izin. Pemerintah juga mulai menerapkan sistem tingkatan kelas dan ujian bagi para siswa.

Era baru dalam bidang pendidikan dimulai tahun 1847 bersamaan dengan dibentuknya kementerian sekolah umum. Kementerian itu bertugas untuk menerapkan berbagai kebijakan di sekolah dan mengawasinya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement