Kamis 09 Aug 2012 21:31 WIB

Jenis dan Motif Seni Arabes (2)

Rep: Nidia Zuraya/ Red: Chairul Akhmad
 Seni Arabes dalam arsitektur masjid.
Foto: readtiger.com
Seni Arabes dalam arsitektur masjid.

REPUBLIKA.CO.ID, Namun, ada juga di antara arsitek Muslim yang menggunakan campuran pola poligon dan pola kurva yang tersusun dengan indah. Corak geometri ini juga sering dipadukan dengan corak tumbuh-tumbuhan.

Pola tumbuhan

Model tumbuhan merupakan model feminim arabes. Pasalnya, tumbuhan terlebih lagi yang memiliki bunga identik dengan keindahan dan kecantikan.

Sehingga, arabes dengan model tumbuhan disebut model feminim. Biasanya model tumbuhan berupa rosettes, dedaunan, tangkai, buah-buahan, pepohonan, maupun bunga yang terangkai dengan indah.

Objek alam, pada arabes berpola tumbuhan, tidak lagi tampak seperti aslinya, tetapi tertrans-substansiasi menjadi satu bidang pandangan. Secara estetis, objek alam dalam arabes menjadi jendela menuju "yang tak terbatas".

Sementara itu, bila dilihat dari desainnya, maka desain arabes terbagi dua, yakni arabes terangkai dan arabes terpisah.

Arabes terangkai

Arabes terangkai merupakan kesatuan pola tumbuh-tumbuhan yang didenaturalisasikan. Susunannya seperti organisme tetumbuhan yang hidup, atau dalam gaya yang menyerupainya di alam.

Rangkaian bentuk arabes ini bersifat tak terbatas, jika dilihat dari segi artistik dan makna menggambarkan kepercayaan dan filosofi religiusitas Islam. Arabes terangkai tersusun dari batang-batang, dedaunan, serta bunga-bunga dari tumbuhan yang terangkai dengan indah tanpa batas untuk menghiasi bangunan masjid, madrasah, maupun istana.

Allah SWT yang keagungan-Nya melampaui batas penalaran manusia menjadi inspirasi bagi para seniman Muslim. Mereka membuat arabes terangkai dengan kesan tumbuhan yang tak terbatas. Hal ini berbeda dengan citra manusia dan binatang yang merupakan simbol dari dunia fana semata.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement