REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO - Pelaksana tugas Bupati Kabupaten Bone Bolango Hamim Pou mengatakan kesadaran berzakat di kalangan pegawai negeri sipil di daerah itu masih rendah. "Ini dapat dilihat dari laporan Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) bahwa kurang dari 98 persen PNS belum memanfaatkan keberadaan Bazda," katanya Jumat (27/7).
Ia mengatakan, masih banyak PNS yang belum sadar tentang kewajiban membayar zakat, khususnya untuk disalurkan ke Bazda. Menurut Hamim, pada dasarnya persoalan zakat, infak dan sedekah merupakan urusan pribadi.
Namun perlu ditegaskan bahwa di Bone Bolango sudah ada Bazda yang mengatur pengumpulan dan penyaluran zakat di daerah ini. "Jangan kita berpikir bahwa dengan berzakat, berinfak dan bersedekah akan membuat kita miskin," Kata Hamim.
Ia mengingatkan, masih banyak rakyat Bone Bolango yang miskin dan butuh uluran tangan serta perhatian semua pihak, karena itu PNS hendaknya memberi perhatian dalam berzakat.
Hamim berharap PNS yang menerima tambahan penghasilan pegawai (TPP) pada 2012 bisa menyisihkan 2,5 persen dari pendapatannya itu untuk disetor ke Bazda sebagai salah satu instrumen meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama.




