Kamis 10 Nov 2011 20:19 WIB

Asrama Haji Digunakan Sea Games, Calhaj Sumsel Transit di Bandara

REPUBLIKA.CO.ID,PALEMBANG--Jamaah haji Sumatera Selatan dari kelompok terbang satu hingga sepuluh tidak diperbolehkan masuk asrama, karena tempat tersebut digunakan untuk kegiatan SEA Games XXVI.

Kasubag Humas Kanwil Kementerian Agama Sumsel, Saefuddin di Palembang, Kamis mengatakan, jamaah haji tersebut sesampai di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II langsung menuju Landasan Udara TNI Palembang.

Itu sudah menjadi kesepakatan, sehingga keluarga nantinya tidak menunggu di asrama haji Palembang, katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemulangan jamaah haji Sumsel memang bersamaan dengan pelaksanaan pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut, sehingga proses kedatangannya mengalami perubahan.

 

Menurut dia, pengalihan rute kedatangan tersebut supaya jamaah tidak terganggu dengan pelaksanaan SEA Games XXVI, karena sekarang kontingen peserta pesta olahraga akbar itu sudah banyak berada di Palembang.

Ketika ditanya jamaah yang datang kemungkinan menginap, dia mengatakan, untuk kelompok terbang (kloter)pertama hingga kloter sepuluh tidak diutamakan, karena asrama masih dipakai.

Yang jelas panitia nantinya mengatur kedatangan jamaah haji tersebut, dan diupayakan mereka hanya istirahat paling lama empat jam setelah itu pulang ke tempat masing-masing, kata dia pula.

Namun, kata dia, itu hanya diberlakukan untuk kloter satu hingga sepuluh, setelah itu kembali seperti biasa yakni masuk asrama haji kembali.

Hal ini karena pelaksanaan SEA Games yang berlangsung 11-22 November 2011 sudah rampung, sehingga asrama tidak digunakan lagi, katanya.

Mengenai kedatangan jamaah kloter pertama, dia mengatakan, diperkirakan tiba di Palembang, Sabtu dini hari (12/11). Sementara total jamaah yang tergabung dalam kloter pertama ini tercatat sebanyak 360 orang, termasuk petugas.

Pemulangan jamaah haji Sumsel sendiri dimulai pada 11 November hingga awal Desember 2011.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement