Jumat 03 May 2019 22:31 WIB

Wakaf Produktif Penyulingan Daun Cengkeh Mulai Produktif

Penyulingan cengkeh di desa berdaya memiliki potensi yang tinggi.

Wakaf produktif penyulingan daun cengkeh.
Foto: Rumah Zakat
Wakaf produktif penyulingan daun cengkeh.

REPUBLIKA.CO.ID, KEPULAUAN SANGIHE -- Tanaman cengkih adalah tanaman asli Indonesia. Dari seluruh bagian pohon, tangkai bunga cengkih adalah salah satu bagian yang banyak diambil manfaatnya baik itu untuk bahan bumbu dapur, rokok, dupa ataupun aroma therapi.

Penyulingan cengkeh di Desa Beha, kKepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara mempunyai potensi yang tinggi. Sebab komoditas cengkeh merupakan tanaman terbesar ke-2 yang ditanam oleh masyarakat Beha. Selain itu sebelumnya pernah ada tempat penyulingan minyak cengkih, namun sudah ditutup oleh pemilik.

Baca Juga

Saat ini penyulingan sudah mulai melakukan produksi minyak suling dari daun cengkeh. Selain mengoptimalkan dari hasil produksi penyulingan ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat di desa berdaya ini, karena proses produksi penyulingan ini di kerjakan oleh para pekerja yang merupakan masyarakat di desa Beha, sehingga menjadi sumber penghasilan tambahan para pekerja di luar pekerjaan sehari-hari menjadi petani atau kerja serabutan.

Selain itu juga masyarakat yang tidak bekerja secara langsung di penyulingan ini dapat menjual daun cengkeh yang mereka kumpulkan untuk di jual ke penyulingan ini. Hasil keuntungan dari  penyulingan ini akan di gunakan untuk kegiatan-kegiatan di desa berdaya berupa kesehatan, pendidikan dan kegiatan pembinaan lainya yang di lakukan oleh Fasilitator Desa Berdaya, sehingga wakaf produktif ini mampu menjadikan masyarakatnya semakin produktif melalui penyulingan cengkeh ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement