Wednesday, 16 Syawwal 1440 / 19 June 2019

Wednesday, 16 Syawwal 1440 / 19 June 2019

Yayasan Pemuda Launching Program One Family One Hafiz

Senin 20 May 2019 20:05 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Yayasan Bangun Pemimpin Muda Masa Depan melaunching Program One Family One Hafidz Qur’an, Ahad (19/5).

Yayasan Bangun Pemimpin Muda Masa Depan melaunching Program One Family One Hafidz Qur’an, Ahad (19/5).

Foto: ist
Selama satu tahun peserta ditargetkan menghafal juz 30 dan 29.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Yayasan Bangun Pemimpin Muda Masa Depan melaunching Program One Family One Hafiz Qur’an, Ahad (19/5). Lembaga yang bergerak dibidang Sosial dan Pendidikan Non formal ini menyatakan keseriusannya dalam penyelenggaraan program pembinaan remaja. Berbagai pihak yang mendukung program ini antara lain PT. Majoris Asset Management dan Lazis PLN Pusat.

Sejak berdiri tahun 2012 sudah berkomitmen untuk menyelenggarakan program pembinaan karakter untuk segmen remaja. Pada tahun ini, mereka menyatakan kesungguhannya untuk membantu segementasi remaja mendapatkan program pengembangan diri dan karakter melalui program hafalan Alquran.

Baca Juga

“Program ini ide dari bidang pendidikan, yang secara khusus bercita-cita memfasilitasi remaja muslim mendapatkan pembinaan karakter melalui hafalan Alquran dan bercita-cita munculnya keluarga-keluarga penghafal Aquran di Indonesia," kata Hadi selaku Direktur Yayasan.

Pada saat pelaksanaan peluncuran program dihadiri oleh 75 peserta laki-laki dan perempuan yang antusias mengikuti program tersebut. Secara konsep program ini memulai menghafal Alquran dengan target Juz 30 dan Juz 29 selama satu tahun.

Setiap peserta melakukan proses menghafal dan mengulang hafalan secara mandiri setiap harinya dan secara periodik dua pekan sekali diadakan forum untuk menyampaikan hasil hafalannya kepada Musyrif. “Alhamdulillah sekitar 75 peserta hadir pada peluncuran program, mereka antusias untuk menyetorkan hafalan juz 30 dan Juz 29," kata Fajar selaku ketua panita.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA