Kamis 01 Nov 2018 23:56 WIB

Berkah Mengaji, Penjaja Cinderamata UAS Raup Untung

Para penjaja cindera mata UAS tersebut memantau jadwal UAS di kota terdekat mereka.

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Nashih Nashrullah
Salah seorang penjual, Firdaus, tengah menjajakan cinderamata Ustaz Abdul somad kepada jamaah yang menghadiri tausiyah UAS di kampus UNIS, Kota Tangerang, Kamis (1/11). Ia mengaku meraup berkah dari berjualan cinderamata UAS tersebut.
Foto: Republika/Kiki Sakinah
Salah seorang penjual, Firdaus, tengah menjajakan cinderamata Ustaz Abdul somad kepada jamaah yang menghadiri tausiyah UAS di kampus UNIS, Kota Tangerang, Kamis (1/11). Ia mengaku meraup berkah dari berjualan cinderamata UAS tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG – Kegiatan tausiyah Ustaz Abdul Somad (UAS) selalu menarik banyak jamaah yang datang untuk bisa mendengarkan ceramahnya secara langsung. Tidak hanya jamaah yang mendapat manfaat ilmu dari ceramahnya, para pedagang di sekitar acara tausiyah pun mendapatkan berkah. 

Selain penjual makanan dan minuman, rupanya selalu ada sejumlah penjual cinderamata Ustaz Somad di setiap acara tausiyahnya. Seperti kali ini di tempat berlangsungnya tausiyah UAS di kampus Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS), Kota Tangerang. 

Tampak beberapa penjual menawarkan cinderamata UAS. Cinderamata tersebut berbentuk kalender dengan foto utama Ustaz Somad, dan beberapa foto ustaz lain di bawahnya. 

Salah seorang penjual cinderamata UAS, Firdaus (34), mengatakan ia dan beberapa penjual cinderamata serupa lainnya tergabung dalam satu tim. 

Dalam satu timnya terdapat 10 penjual cinderamata UAS. Penjual asal Kwitang, Jakarta Pusat, ini mengatakan sebelumnya timnya telah meminta izin kepada Ustaz Somad untuk membuat kalender yang memuat gambar UAS. 

Tim yang ia sebut sebagai sahabat UAS ini selalu mengikuti ke mana pun UAS melakukan tausiyah. Di sana, mereka lantas menjajakan kalender UAS sebagai cinderamata kepada jamaah yang hadir. 

"Kita ikut UAS ke mana pun kalau masih terjangkau ongkosnya. Sampai ke Bandung juga kita ikut, selama ustaz melakukan safari dakwah," kata Firdaus kepada Republika.co.id di pelataran kampus UNIS di Kota Tangerang, Kamis (1/11).

Firdaus mengatakan, ia merasa tertarik untuk membuat kalender UAS karena ia menilai sosok UAS yang sejalan dengan ahli sunnah. Menurutnya, ceramah Ustaz Somad bisa mempersatukan umat. 

Firdaus pun mengaku meraup berkah dari penjualan cinderamata UAS ini. Jika jamaah yang datang tengah ramai, ia mengatakan kalender bisa terjual hingga 50 eksemplar. Harga kalender UAS pun terbilang terjangkau. Para penjual membanderolnya dengan harga sebesar Rp. 10 ribu. 

"Berkah banget dari jual cinderamata ini. Pendapatan di setiap kali tausiyah sih tergantung jamaah. Kalau malam, karena jumlah jamaah bisa lima kali lipat lebih banyak dibanding siang, pendapatan bisa lebih banyak," ujarnya.

Selain UAS, mereka juga menjual kalender bergambar Ustaz Arifin Ilham, Habib Rizieq, dan Ustaz Adi Hidayat. Sejak Rabu (31/10) hingga Ahad (4/10) mendatang, Ustaz Somad dijadwalkan melakukan safari dakwah di sejumlah tempat di Jakarta, Tangerang dan Bekasi.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement