Selasa 23 Oct 2018 00:07 WIB

Ridwan Kamil: Santri Jabar Harus Bawa Perdamaian

Pemerintah Jabar siapkan visi dan misi yang mendukung santri.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menghadiri Subuh Keliling (Suling) di Masjid Al Ikhlas, Parungbingung, Depok, Sabtu (6/10).
Foto: Dok DKM Al Ikhlas
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menghadiri Subuh Keliling (Suling) di Masjid Al Ikhlas, Parungbingung, Depok, Sabtu (6/10).

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan, santri di Jabar harus membawa perdamaian untuk kehidupan manusia di seluruh daerah negara Republik Indonesia.

Emil mengunkapkan, jumlah santri di Indonesia khususnya di Jabar sangat banyak. Tercatat jumlah pondok pesantren di Jabar sekitar sembilan ribuan.

"Mudah-mudah santri di Jawa Barat membawa perdamaian ke seluruh pelosok Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Ridwan Kamil saat menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Lapang Dadaha, Kota Tasikmalaya, Senin.

Dia juga berharap, keberadaan santri di Jabar dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri di Indonesia untuk tetap menjaga kebersamaan dan persatuan.

Baca juga, Hari Santri, Pemkot Cirebon Luncurkan e-Wasiat.

Pria yang akrab disapa Emil itu menyatakan, pemerintah tentunya harus menyiapkan visi misi yang mendukung santri untuk membangun Jabar. "Saya siapkan visi misi yakni Jabar juara lahir dan batin," kata mantan Wali Kota Bandung itu.

Ia menambahkan, para santri umumnya masyarakat Jabar harus menjadi juara kompetitif, dan produktif untuk berkontribusi membangun Jabar. Pembangunan di Jabar, lanjut dia, harus seimbang antara duniawi yakni infrastruktur dengan akhlak, mental dan spiritual masyarakat sehingga Jabar lebih maju.

"Provinsi Jabar harus menjadi masyarakat yang juara, produktif, lahir batin," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement