Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Rektor dari Arab Resmikan Pembangunan Kampus LIPIA

Senin 10 Apr 2017 08:27 WIB

Rep: muhyiddin/ Red: Dwi Murdaningsih

Rektor Rektor Universitas Islam Imam Muhammad bin Sa’ud Arab Saudi, Prof Sulaiman Abul Khail (tengah) usai meresmikan pembangunan gedung baru LIPIA di Jakarta, Ahad (9/4) malam.

Rektor Rektor Universitas Islam Imam Muhammad bin Sa’ud Arab Saudi, Prof Sulaiman Abul Khail (tengah) usai meresmikan pembangunan gedung baru LIPIA di Jakarta, Ahad (9/4) malam.

Foto: dok istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rektor Universitas Imam Muhammad bin Sa’ud Al-Islamiyah, Sulaiman Abul Khail meresmikan dimulainya pembangunan gedung serbaguna sekaligus kampus Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta, Ahad (9/4). Abal Khail mengatakan seluruh lembaga pendidikan Arab Saudi menentang terorisme, radikalisme dan ekstrimisme, dan segala hal yang dapat mengganggu keamanan bangsa dan negara manapun.  Karena itu lah Universitas Imam yang merupakan induk LIPIA memberikan contoh lembaga pendidikan yang dapat menjadi teladan di Indonesia, yaitu LIPIA.

“Berbagai lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Universitas Imam mendapatkan perhatian besar di hati saudara kami bangsa Indonesia. Karena itu, Universitas Imam bekerja sesuai dengan visi 2030 dalam menyebarkan ilmu pengetahuan. Strategi ini diwujudkan dengan mendirikan tiga lembaga cabang lainnya, dan mengadakan 25 kegiatan,” ujar rektor dari kampus Arab Saudi tersebut dalam sambutannya.

Menteri Agama Arab Saudi ini juga menyampaikan terima kasih dan penghormatan kepada pemerintah Indonesia yang telah memberikan sambutan dan dukungan penuh kepada Universitas Imam. “Keramahtamahan dan kehangatan sambutan menegaskan hubungan strategis dan bersejarah di antara kedua bangsa yang bersaudara,” ucap Abal Khail yang juga anggota Dewan Ulama Senior Arab Saudi ini.

Sementara, Direktur LIPIA Khalid Ad-Diham mengatakan bahwa ini adalah kunjungan penting yang belum pernah dilakukan sebelumnya, di mana kunjungan ini meliputi enam kota di Indonesia. Menurutnya, ini adalah bagian dari kontribusi Arab Saudi kepada saudara-saudarnya di Indonesia sebagai bagian dari kewajiban agama, sekaligus tanggung jawab sejarah dalam membela Islam dan kaum Muslimin, serta ikut menyebarkan bahasa Arab dan ilmu-ilmu keislaman sesuai dengan prinskip moderasi dan toleransi dalam Islam.

Ad-Diham berharap, dengan dimulainya pembangunan gedung serbaguna ini dapat menjadi awal bagi pembangunan berbagai sarana dan fasilitas pendidikan lainnya, sebagai bentuk pelayanan terhadap para mahasiswa Indonesia maupun yang datang dari berbagai negara tetangga lainnya untuk menimba ilmu-ilmu syariah dan keislaman.

Rencananya, komplek gedung serbaguna LIPIA yang dibangun di atas tanah seluas 27 ribu meter persegi ini menampung sejumlah ruang, di antaranya ruang kelas, aula, tempat bermain, laboratorium, dan lainnya. Pembangunan ini direncanakan akan selesai dalam kurun waktu 24 bulan atau dua tahun.

Sebagai informasi, kunjungan rektor dari Arab Saudi ke Indonesia ini akan berlangsung selama kurang lebih sepekan dengan sejumlah agenda penting, yaitu meresmikan cabang LIPIA di Medan, Surabaya dan Makassar, wisuda mahasiswa LIPIA di Jakarta dan wisuda mahasiswa akademi Khadimil Haramain di Aceh, seminar kebudayaan di Makassar dan peresmian Saudi Corner di Yogyakarta.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA