Selasa, 20 Zulqaidah 1440 / 23 Juli 2019

Selasa, 20 Zulqaidah 1440 / 23 Juli 2019

Perdana Menteri Kanada Memuji Islam

Jumat 07 Okt 2016 09:51 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Damanhuri Zuhri

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau

Foto: EPA

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau menegaskan, kekuatan negaranya terletak pada keberagaman. Kekuatannya berasal dari sikap saling menghormati dan menjungjung tinggi nilai kesetaraan.

Trudeau mengunjungi Asosiasi Muslim di Masjid Ottawa. Dia juga memuji kontribusi umat Islam di Kanada. Menurutnya, muslim di Kanada berasal dari berbagai penjuru dunia. Mereka berbeda budaya, bahasa, etnis, pendidikan dan profesi. Tapi, mereka dipersatukan oleh iman dan rasa cinta mereka terhadap Negara Kanada.

Walikota Mississauga, Bonnie Crombie juga menunjukkan rasa hormatnya terhadap umat Islam di wilayahnya. Saat umat Islam menggelar Festival Muslim pada Idul Fitri lalu, Bonnie memberikan fasilitas parkir gratis di seluruh kota selama festival berlangsung. "Kami multikultural, beragam keyakinan," kata Bonnie. Dilansir dari Saudi Gazette, Jumat (7/10).

Selain itu, perempuan muslim yang mengenakan jilbab diijinkan untuk bergabung di kepolisian. Pemerintah Kanada juga memutuskan untuk menggunakan istilah 'Daesh' untuk menggambarkan ISIS. Sebab, banyak umat Islam mengatakan ISIS bukan Islam dan tidak sesuai ajaran Islam. Jadi tidak pantas disebut Islam.

Berdasarkan sesus penduduk terbaru, umat Islam di Kanada berjumlah sekitar 1,5 juta orang. Setara dengan 3 persen pupulasi penduduk Kanada. Mereka senang menjadi warga Kanada. Namun, Islamfobia telah membuat umat Islam menjadi dicurigai.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA