Jumat 20 Nov 2015 08:41 WIB

Jelang MTQ 2016, Islamic Center NTB akan Dituntaskan Desember

Suasana Masjid Islamic Center yang terletak di Tengah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (20/12). Masjid Islamic Center yang diperkirakan akan rampung pada akhir tahun ini rencananya akan dijadikan pusat data islam di nusantara.
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Suasana Masjid Islamic Center yang terletak di Tengah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (20/12). Masjid Islamic Center yang diperkirakan akan rampung pada akhir tahun ini rencananya akan dijadikan pusat data islam di nusantara.

REPUBLIKA.CO.ID,MATARAM -- Dinas Pekerjaan Umum Nusa Tenggara Barat (NTB) meyakinkan penyelesaian pembangunan Masjid Islamic Center provinsi setempat tuntas Desember 2015 mendatang.

"Kami optimistis Desember semuanya sudah tuntas," kata Kepala Dinas Pekrjaan Umum Pemprov NTB Wedha Magma Ardhi di Mataram, Kamis (19/11).

Ia menuturkan, secara konstruksi bangunan masjid terbesar di NTB itu sudah tuntas 100 persen. Hanya, saja yang belum selesai dikerjakan tahap finishing bangunan, seperti pemasangan ornamen masjid, lampu, AC, dan detail bangunan secara keseluruhan.

"Kalau konstruksi sudah selesai, tinggal yang belum itu pada penyelesaian ornamen-ornamen masjid dan perapian dan penyempurnaan fisik bangunan," ujarnya.

Jika dilihat secara persentase di luar konstruksi bangunan masjid, urai Wedha, pembangunannya sudah mencapai 71 persen. Dengan demikian, pada tahun 2016, Masjid Islamic Centre itu diharapkan bisa digunakan untuk venue utama Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) 2016.

"Yang jelas untuk dipakai venue MTQ 2016 akan siap. Nanti setelah semua selesai akan kita evaluasi lagi, sehingga benar-benar bisa digunakan," tegasnya.

Sementara, untuk proses finalisasi pembangunan sekolah, kata Magma, masih membutuhkan waktu karena lokasi itu akan digunakan sebagai lokasi pendidikan. Namun demikian, ujarnya, pembangunan gedung pendidikan itu di luar venue utama MTQ 2016.

"Untuk bangunan pendidikan di luar MTQ. Tetapi tetap akan kita kerjakan secepatnya, sehingga bisa digunakan meskipun tidak bersamaan dengan penyelenggaran MTQ," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement