Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

Süleymaniye Külliye, Sekolah Kedokteran Utsmaniyah

Kamis 27 Jun 2019 10:10 WIB

Red: Agung Sasongko

Era Dinasti Ottoman.

Era Dinasti Ottoman.

Foto: Aksitarih.com
Süleymaniye Kulliye titik awal dalam sejarah modernisasi institusi kedokteran

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Sejarah mencatat, Kesultanan Turki Utsmani mencapai puncak keemasan peradabannya pada era kepemimpinan Sultan Sulaiman yang memerintah pada 1520-1566. Salah satu peninggalan dari zaman itu adalah Kompleks Sulaimaniyah (Süleymaniye Külliye) di Istanbul, Turki.

Süleymaniye Külliye dirancang oleh arsitek besar Mimar Sinan pada 1550-1557 atas anjuran Sultan Sulaiman sendiri dan tercatat sebagai kompleks bangunan terbesar sepanjang sejarah  Kesultanan Utsmani. Arsitektur bangunan ini meniru Kompleks Fatih (Fatih Külliye) yang juga berlokasi di Istanbul. Namun, arsitek Sinan membuat Kompleks Sulaimaniyah dengan kualitas arsitektur jauh lebih unggul.

Di samping sebagai pusat kegiatan sosial keagamaan, Süleymaniye Külliye juga berfungsi sebagai pusat pendidikan pada masa itu. Halamannya dikelilingi oleh jalan-jalan yang bersih dan dilengkapi dengan sejumlah sekolah untuk berbagai tingkat pendidikan. Tak hanya itu, di area kompleks ini dibangun pula sebuah sekolah kedokteran (Madrasah Kedokteran Sülaimaniyah), rumah sakit besar, dan beberapa bangunan sosial lainnya.

Arsitektur Madrasah Kedokteran Sulaimaniyah berupa bangunan lurus memanjang dengan 12 kubah di bagian atas gedungnya. Jika dilihat dari denah kompleks secara keseluruhan, posisi sekolah ini terletak di sebelah barat daya Masjid Agung Sulaimaniyah.

Pembangunan sekolah kedokteran ini dianggap sebagai titik awal dalam sejarah modernisasi institusi kedokteran pada zaman Utsmaniyah. Didirikannya sekolah ini sekaligus mengubah tradisi sebelumnya yang menempatkan pendidikan kedokteran di bawah wewenang rumah sakit.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA