Tuesday, 22 Syawwal 1440 / 25 June 2019

Tuesday, 22 Syawwal 1440 / 25 June 2019

Kitab-i Bahriye, Kitab Navigasi Karya Piri Reis

Kamis 16 May 2019 17:00 WIB

Red: Agung Sasongko

Era Dinasti Ottoman.

Era Dinasti Ottoman.

Foto: Aksitarih.com
Kitab-i Bahriye adalah salah satu buku navigasi paling terkenal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Selain piawai membuat peta, Piri Reis juga menulis satu buku navigasi, Kitab-i Bahriye (Kitab Navigasi). Buku ini mulai digarap pada 1511, sepeninggal pamannya Kemal Reis. Kitab-i Bahriye adalah salah satu buku navigasi paling terkenal sebelum zaman modern.

Buku ini berisi informasi mengenai pelabuhan-pelabuhan penting dunia, teluk, gua, tanjung, pulau, selat, dan lokasi ideal untuk perlindungan di Laut Tengah. Piri juga menyertakan teknik-teknik navigasi, dan astronomi kelautan.

Baca Juga

Kitab yang dibuat antara tahun 1511 dan 1521 ini beberapa kali direvisi. Sejumlah informasi ditambahkan pada buku ini, seperti jenis-jenis badai, teknik menggunakan kompas, tabel dan peta, rincian garis pantai dan pelabuhan, metode menemukan arah menggunakan bintang, karakteristik utama samudra dan pulau-pulau di sekitarnya. Hasil karya Piri yang satu ini sangat membantu penjelajahan yang dilakukan Christopher Columbus, Vasco da Gama, dan pelaut lainnya .

Pada 1524 dan 1525, Kitab-i Bahriye oleh Piri Reis dipersembahkan sebagai hadiah kepada sang penguasa Kekaisaran Ottoman saat itu, Sultan Sulaiman II yang berjuluk Sulaiman Al-Qanun. Salinan Kitab-i Bahriye kini tersimpan di banyak perpustakaan dan museum di seluruh dunia.

Buku ini direvisi pada tahun 1524 M dengan menyertakan informasi tambahan dan grafik yang lebih baik sebagai hadiah untuk Sultan Suleiman I. Edisi revisi berisi 434 halaman dengan 290 peta.

Kitab-i Bahriye memiliki dua bagian utama. Bagian pertama berisi informasi tentang jenis badai, teknik menggunakan kompas, grafik, dan informasi perinci tentang pelabuhan dan pantai. Ada pula  metode pencarian arah menggunakan bintang-bintang serta karakteristik utama lautan dan tanah di sekitar mereka.

Bagian kedua terdiri atas grafik daratan dan panduan pesiar. Setiap topik dilengkapi peta. Buku pertama (1521) dilengkapi dengan 132 grafik, sedangkan buku kedua (1525) memiliki 210 grafik.

Bagian kedua buku ini dimulai dengan deskripsi Selat Dardanella dan berlanjut dengan pulau dan garis pantai Laut Aegea, Laut Ionia, Laut Adriatik, Laut Tyrrhenian, Kepulauan Balearic, pantai Spanyol, Selat Gibraltar, Kepulauan Canary, pantai Afrika Utara, Mesir dan Sungai Nil, Levant dan garis pantai Anatolia.

Bagian ini juga berisi deskripsi dan gambar dari monumen terkenal dan bangunan di setiap kota, serta informasi biografis tentang Piri Reis. Di dalamnya  juga dijelaskan alasan dia lebih suka mengumpulkan grafik dalam buku, bukan gambar peta tunggal.

Sumber : Mozaik Republika
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA