Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Mengenal Piri Reis, Kartografer Terkemuka Utsmaniyah

Kamis 16 May 2019 16:46 WIB

Red: Agung Sasongko

Peta Piri Reis

Peta Piri Reis

Foto: Wikipedia
Piri Reis bernama lengkap Hadji Muhiddin Piri Ibnu Hadji Mehmed

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Piri Reis yang bernama lengkap Hadji Muhiddin Piri Ibnu Hadji Mehmed lahir di Gallipoli, daerah Pantai Aegea, Turki. Ia adalah putra Hadji Mehmed Piri.

Baca Juga

Ia hidup antara tahun 877-961Hijriah atau 1465-1554 Masehi. Piri kecil menghabiskan masa kanak-kanaknya hingga remaja bersama pamannya Kemal Reis, pelaut terkenal di masa Kekhalifahan Turki Utsmani. Sang pamanlah yang mendorong Piri mencintai laut, pelayaran, dan kartografi (ilmu pembuatan peta).

Tekad Piri untuk menjadi pelaut, navigator, dan kartografer terkemuka mulai terwujud ketika ia dipercaya menjadi laksamana armada perang Kerajaan Ottoman di masa Raja Sulaiman II.

Ketika Utsmani melewati masa-masa peperangan, Piri Reis bersama pamannya ambil bagian dalam banyak pertempuran di laut. Mereka pernah bertempur melawan Spanyol, Genoa, dan Venesia, termasuk pertempuran Lepanto I (pertempuran Zonchio) pada 1499 dan pertempuran Lepanto II ( pertempuran Modon) pada tahun 1500.

Ketika sang paman tewas tenggelam karena kapalnya diamuk badai pada tahun 1511, Piri kembali ke Gallipoli. Saat itu, dia mulai mempelajari  navigasi. Pada tahun 1516, dia kembali melaut sebagai kapten kapal di armada Ottoman.

Piri naik pangkat menjadi Reis (laksamana) pada tahun 1547. Dia sekaligus menjadi komandan armada Utsmani di Samudra Hindia dan laksamana armada di Mesir yang berkantor pusat di Suez. Pada 26 Februari 1548, ia bersama pasukannya merebut kembali Aden dari Portugis.

Selanjutnya  pada 1552, dia berhasil merebut Muscat, yang telah diduduki Portugis sejak 1507. Ketika Portugis mengalihkan perhatian ke Teluk Persia, Piri Reis menduduki  Qatar dan Bahrain.

sumber : Islam Digest Republika
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA