Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Banyak Rumah-Rumah Tua Berdiri di Benteng Erbil

Senin 11 Mar 2019 12:12 WIB

Red: Agung Sasongko

Ilustrasi suasana di Kerajaan Ottoman.

Ilustrasi suasana di Kerajaan Ottoman.

Foto: Arts.wallpapers.com
Benteng Erbil tak lagi digunakan sejak 1970-an

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Benteng Erbil tak lagi di gunakan sejak 1970-an dan direnovasi pada 1979, meskipun banyak detail arsitektur yang hilang.

Baca Juga

Ketika masih diduduki, benteng dibagi menjadi tiga distrik dari timur ke barat, benteng ini memiliki 506 rumah. Se jak saat itu jumlah rumah dan pen duduk secara bertahap menurun. Misalnya, pada 1984 ada 4.466 orang tinggal di 375 rumah.

Sedangkan, sensus 1995 menunjukkan bahwa benteng itu hanya memiliki 1.631 penduduk yang tinggal di 247 rumah. Interior Rumah Tradisional di Benteng Erbil, Irak.

Dinding perimeter benteng terdiri dari sekitar 100 rumah yang telah dibangun saling berhadapan. Ada sekitar 30 istana kota, kebanyakan berada di sepanjang benteng. Rumah tertua yang bertahan hingga saat ini tertanggal 1893.

Rumah-rumah tertua dapat ditemukan di sisi tenggara gundukan, sedangkan rumah-rumah di perimeter utara berasal dari 1930-an hingga 1940-an. Sebelum pengenalan teknik bangunan modern, sebagian besar rumah di benteng dibangun di sekitar halaman.

Selama abad ke-20, benteng mengalami perubahan menjadi area perkotaan. Sebuah tangki air baja setinggi 15 meter di dirikan pada 1924. Fasilitas itu menyediakan air minum untuk penghuni pemukiman, tapi dampaknya air merembes dan merusak fondasi bangunan.

Jumlah penduduk secara bertahap menurun selama abad ke-20 ketika kota di kaki benteng tumbuh dan penduduk yang lebih kaya pindah ke rumah-rumah modern yang lebih besar dengan kebun.

Pada 1960, lebih dari 60 rumah, masjid, dan sekolah dihancurkan untuk membuat jalan lurus yang menghubungkan gerbang selatan dengan gerbang utara.

Beberapa pekerjaan rekonstruksi dilakukan pada 1979 di gerbang selatan benteng dan area pemandian. Pada 2007, 840 keluarga yang tersisa diusir dari benteng sebagai bagian dari proyek besar untuk memulihkan dan melestarikan karakter bersejarah bangunan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA