Rabu 19 Jan 2011 05:19 WIB

Direnovasi, Bandara Madinah Ditutup untuk Penerbangan Haji

Rep: nashih nasrullah/ Red: taufik rachman

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-Kementerian Agama (Kemenag) belum bisa memastikan kebenaran kabar ditutupnya bandara Amir Muhammadi bin Abdul Aziz, Madinah untuk waktu dua tahun mendatang. Akan tetapi, dipastikan bandara tersebut akan mengalami renovasi yang diperkerikan tidak kelar di tahun 2011.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Abdul Ghafur Djawahir.”Ditutup atau tidaknya belum pasti kita akan konfirmasi lebih lanjut lagi,”kata dia kepada Republika di Jakarta, Selasa (18/1)

Dikatakan Ghafur, proses renovasi ini akan berdampak bagi penerbangan jamaah haji seluruh negara tak terkecuali jamaah yang datang dari Indonesia. Meskipun, sebenarnya sejumlah perbaikan tersebut telah dilaksanakan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi pada musim haji 2010 yang lalu.

Akibat renovasi itu, beberapa jamaah dari berbagai negara mengalami pemindahan airport kedatangan dan pemulangan ke bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Tetapi, bagi jamaah Indonesia pemindahan tersebut hanya dialami oleh Embarkasi Medan.

Menghindari penumpukan dan kepadatan jamaah di bandara King Abdul Aziz, Jeddah nantinya, ada pemikiran untuk mengalihkan sebagian jamaah haji Indonesia ke bandara Thaif. Meskipun diakui, wacana ini masih harus dikoordinasikan di internal pemerintah dan mesti memperoleh izin dari pemerintah Kerajaaan Arab Saudi.”Berbagai kemungkinan dan antisipasi akan dibahas dalam rapat evaluasi dan persiapan yang akan digelar dalam waktu dekat,”kata dia

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement