Selasa 17 Aug 2010 21:28 WIB

Bloomberg: Menyedihkan Bila Rencana Bangun Masjid Ground Zero Diblokir

Walikota New York, Michael Bloomberg (tengah) dan para tokoh agama New York dalam konferensi pers 3 Agustus 2010.
Foto: AP
Walikota New York, Michael Bloomberg (tengah) dan para tokoh agama New York dalam konferensi pers 3 Agustus 2010.

REPUBLIKA.CO.ID,Walikota New York Michael Bloomberg mengatakan, akan menjadi “hari menyedihkan untuk Amerika” apabila penentang memblokir rencana pembangunan masjid di dekat lokasi serangan teroris 11 September di kawasan Manhattan, New York.

Bloomberg mengatakan dalam sebuah konferensi pers Senin bahwa pemerintah seharusnya tidak campur tangan dalam masalah agama.  Ia mengatakan, menghentikan pembangunan masjid dan pusat masyarakat hanya karena lokasinya dua blok dari tempat di mana “kebebasan diserang” akan merupakan hari menyedihkan bagi seluruh negara.

Walikota Bloomberg dan pihak-pihak yang mendukung pembangunan pusat itu mengatakan, hal ini akan menjembatani perbedaan pendapat antara pihak Barat dan dunia Muslim.

Pihak Republik yang beroposisi mengecam Presiden Obama karena komentarnya yang mendukung hak pengembang untuk melaksanakan rencana pembangunan masjid yang kontroversial itu.

Senator John Cornyn hari Minggu mengatakan, “kurang bijaksana” untuk membangun sebuah masjid di dekat lokasi dimana lebih dari 2.600 orang tewas.  Ia mengatakan Obama “terkucil dari sebagian besar Amerika” karena dukungan presiden bagi pembangunan pusat itu.

Hari Sabtu, Presiden Obama mengatakan ia mendukung hak warga Muslim untuk membangun sebuah tempat beribadah dan pusat masyarakat di sebuah properti swasta di New York, tetapi ia tidak mau berkomentar apakah hal itu bijak atau tidak.

sumber : voa
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement