Selasa 23 Aug 2022 10:10 WIB

MUI Jabar Minta Pemerintah Bertindak Tegas Soal LGBT

Pemerintah diminta bertindak tegas soal LGBT.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Muhammad Hafil
Tolak LGBT/Ilustrasi
Tolak LGBT/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG-- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat meminta pemerintah untuk bertindak tegas terhadap perkembangan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Hal itu merespon rencana kebijakan pemerintah Singapura yang akan menghapus larangan LGBT.

"Ya dari MUI Jabar itu dari dulu juga jelas melarang (LGBT) karena bertentangan dengan prinsip agama sehingga di dalam hal ini melarang keras dan akan mengeluarkan peringatan keras terhadap masyarakat yang melakukan itu," ujar Ketua MUI Jabar Rachmat Syafei saat dihubungi, Selasa (23/8/2022).

Baca Juga

Ia menuturkan negara Indonesia merupakan negara Pancasila yang berketuhanan maha esa. Seluruh agama apapun telah melarang LGBT.

"Kita negara pancasila yang berketuhanan maha esa, agama apapun telah melarang," katanya. Rachmat melanjutkan dalam agama Islam LGBT merupakan kejahatan kemanusiaan yang merusak.

 

Ia menegaskan hak asasi manusia itu terhormat dan bukan atas keinginan diri sendiri. Oleh karena itu menjaga keturunan yaitu dengan cara menjaga keturunan yang terhormat.

Ia pun meminta pemerintah untuk bersikap tegas terkait perkembangan LGBT dan mengacu kepada landasan dasar negara UUD 1945.  Apabila hal tersebut bobol maka negara ikut bobol.

"Ya pemerintah harus bersikap tegas, pemerintah punya UUD dan landasan negara. Kalau itu sudah bobol itu berarti negara bobol," katanya. Ia mengatakan manusia yang berkeadaban dan terhormat dijaga oleh negara Pancasila.

"Tegakkan hak asasi manusia berdasarkan Pancasila. Semua agama mengatakan itu terlarang," katanya.

 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement