Topik Terhangat

#islam di kamboja

Muslim Cham Jadi Korban Kekejaman Pol Pot

Wednesday, 13 Sep 2017 17:31 WIB

JAKARTA -- Di Kamboja, pergolakan dan pembantaian massal itu terjadi di bawah rezim Khmer Merah yang dipimpin Pol Pot. Rezim berhaluan komunis ini memerintah Kamboja pada periode 1975-1979, setelah berakhirnya Perang Saudara 1970-1975....

Hikayat Kelam Muslim Champa

Wednesday, 13 Sep 2017 17:15 WIB

  JAKARTA -- Suatu malam pada 1977, Seng Kuoy tengah berkumpul bersama warga desa, termasuk 15 perempuan dan anak-anak Cham. Tak disangka-sangka, pasukan keamanan Khmer Merah datang menangkap orang-orang Cham. Tangan mereka diikat ke...

Setiap Tahun Muslim Kamboja Belajar Alquran ke Makkah

Tuesday, 23 May 2017 05:11 WIB

JAKARTA --  Etnis Champ pertama kali mengenal Islam adalah saat salah satu ayah mertua Nabi Muhammad, Jahsh, ayah dari Zaynab binti Jahsh, tiba di Semananjung Indocina pada 617 hingga 618 dari Abyssinia, sebuah...

Kamboja Jamin Kebebasan Umat Islam Beribadah

Tuesday, 23 May 2017 05:03 WIB

JAKARTA -- Pew Research Center memperkirakan pada 2009, sebanyak 1,6 persen populasi Kamboja adalah Muslim atau sekitar 236 ribu orang. Selain Islam, Buddha berkembang di Kamboja hingga memiliki 14 juta umat. Tidak...

Khmer Merah Runtuh, Islam Bergeliat Kembali di Kamboja

Tuesday, 23 May 2017 04:53 WIB

  JAKARTA -- Islam pernah menjadi agama mayoritas di Kamboja hingga 1975. Saat itu terdapat 150 ribu hingga 200 ribu Muslim etnis Champ yang berasal dari Kerajaan Champa. Namun pembantaian Khmer Merah terhadap...

Damainya Islam di Kamboja (2-habis)

Tuesday, 23 Oct 2012 13:59 WIB

Meski demikian, Pemerintah Kamboja sedikit terganggu dengan tumbuhnya kekuatan Muslim radikal di negara tersebut. Hun Sen mengatakan, teroris bisa saja datang ke Pemerintah Kerajaan Kamboja dan menyembunyikan diri mereka di bawah spanduk organisasi...

Damainya Islam di Kamboja (1)

Tuesday, 23 Oct 2012 13:33 WIB

Di Chroyamontrey, Kamboja, kehidupan beragama terasa sangat damai. Di desa ini, Muslim dan non-Muslim hidup berdampingan dengan harmonis. Keberadaan mereka tidak terganggu oleh “racun”, seperti kekerasan terhadap pemerintah, gerakan separatis, dan tumbuhnya radikalisme...