Kamis , 07 December 2017, 15:56 WIB

Kota ini Dapat Melenyapkan Keburukan...

Rep: Mgrol97/ Red: Agus Yulianto
Ali Kazuyoshi Nomachi/Almadinah Al Munawarah/ca
Ilustrasi Kota Madinah pada 1202 H/1790 M.
Ilustrasi Kota Madinah pada 1202 H/1790 M.

REPUBLIKA.CO.ID, Dalam shahihnya, Muslim meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Madinah adalah thaibah (kota yang baik) dan dapat melenyapkan keburukan sebagaimana api menghilangkan kotoran pada perak.”

Maksud dari “dan ia sungguh dapat melenyapkan sebagaimana api menghilangkan kotoran pada perak” adalah bahwa Allah SWT menyelimuti Madinah dengan kasih sayang-Nya dan memuliakan penduduknya karena ketulusan mereka dalam mendampingi Rasulullah SAW. Oleh karena itu, orang munafik dan semua orang yang tidak berhati tulus kepada Allah SWT dan Rasul-Nya akan dikeluarkan dari Madinah dengan sebab tertentu.

Hal yang sama juga ditegaskan Sa’ad bin Abi Waqqash ra yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa hendak berbuat jahat kepada penduduk Madinah, Allah SWT akan melenyapkannya seperti garam yang larut dalam air.”

Sementara itu, Jabir bin Sumrah mengatakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT menamakan Madinah dengan Thabah.” Nawawi ra memandang, bahwa hadits ini menganjurkan penyebutan Madinah dengan Thabah (yang baik). Meski demikian, ia tidak memaksudkan bahwa itu adalah satu-satunya nama untuk Madinah. Sebab, Allah SWT telah menamakannya Madinah dengan banyak tempat dalam Alquran, selain bahwa Rasulullah SAW sendiri menamakannya dengan Thaibah (yang baik).