Kamis , 26 January 2017, 14:31 WIB

Learn Quran, Permudah Belajar Baca Alquran via Smartphone

Red: Agus Yulianto
dok FF
Aplikasi Learn Quran (Ilustrasi)
Aplikasi Learn Quran (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Wartawan Republika, Muhammad Iqbal

Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat selalu menghadirkan dua sisi, positif dan negatif. Tak dapat dipungkiri, saat ini masih banyak ruang yang diisi oleh hal-hal negatif. Namun demikian, bukan berarti tak ada tempat untuk aspek-aspek positif.

Tidak terkecuali untuk mendalami ilmu agama Islam, khususnya membaca Alquran. Ruang ini yang coba dimanfaatkan oleh sejumlah anak muda yang berawal dari perusahaan rintisan (start up) Badr Interactive, mereka membuat sebuah aplikasi bernama Learn Quran.

Kepada Republika pekan lalu, Business Officer Learn Quran Denny Yusuf, berbagi latar belakang di balik kelahiran aplikasi ini. Menurut dia, Learn Quran merupakan metode untuk memudahkan umat Islam untuk belajar membaca Alquran melalui Smartphone. Selain itu, aplikasi ini diharapkan bisa menjadi terobosan untuk mengubah paradigma yang selama ini mengemuka.

Lazimnya, belajar membaca kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW ini, menggunakan metode iqra, juz amma, hingga menemui guru. Perkembangan teknologi informasi membuat kendala-kendala yang kerap ditemui seperti kesulitan mendapatkan guru yang tepat bisa diatasi. “Belajar membaca Alquran juga harus keren dan mengikuti perkembangan teknologi,” ujar Denny. 

Ia menjelaskan, terdapat empat nilai yang terkandung dalam aplikasi interaktif Learn Quran, yaitu efisien, efektif, high quality, dan bermanfaat bagi banyak orang. Kurikulum yang dibenamkan di dalam aplikasi pun tidak main-main. Penyusun kurikulum dari berbagai sumber seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Arab (LIPIA) merupakan garansi akurasi dan komprehensivitas.

Sejak diluncurkan pada 2012, perlahan tapi pasti, Learn Quran menuai popularitas di kalangan umat Islam. Tidak hanya di Indonesia, melainkan juga di dunia internasional. Berdasarkan pantauan terkini Republika di Google Play Store, jumlah pengguna yang mengunduh aplikasi ini telah melebihi 700 ribu di lebih dari 200 negara di dunia.

Uniknya, menurut Denny, mayoritas pengunduh berasal dari mancanegara di luar Indonesia. Semisal, per 2 Januari 2017, 80 ribu user asal India serta 90 ribu user asal Pakistan. Fenomena ini, lanjut dia, tak lepas dari fakta bahwa belajar membaca Alquran di luar negeri tidak semudah di Indonesia.

“Muslim di luar sana kesulitan mencari guru. Sementara kalau ikut kelas mereka yang sudah uzur malu karena pesertanya kebanyakan masih muda. Oleh karena itu, aplikasi ini jadi solusi,” kata Denny. Secara garis besar, Learn Quran terdiri atas dua bahasa pengantar, yaitu Inggris dan Indonesia. Penggunaannya pun sederhana. Di Google Play Store, aplikasi ini meraih skor 4.6 dari skala 5.

Setelah mengunduh di Google Play Store, pengguna tinggal memilih ingin belajar dasar membaca Alquran atau tajwid. Selain latihan, terdapat pula tes di setiap tahapan. Jika nilai belum maksimal, maka disarankan untuk mengulang lagi.
 
Salah seorang pengunduh, Tawakalitu Agunbiade, mengaku senang dengan keberadaan Learn Quran. Sebab, aplikasi ini telah membantunya meningkatkan kemampuan membaca Alquran. “Sangat bermanfaat bagi kami,” tulis Agunbiade dalam review di Google Play Store. Aplikasi Learn Quran juga telah ada untuk platform iOS dengan skor 4.7 per 2 Januari 2017.

Terlepas dari tantangan yang ada, ke depan Learn Quran memiliki visi besar. Tidak hanya menjadi aplikasi untuk memudahkan membaca Alquran, melainkan juga untuk  memahami tafsir Alquran, memudahkan menghafal Alquran, hingga mengimplementasikan Alquran ke dalam kehidupan sehari-hari. “Bayangannya tidak harus aplikasi lagi, bisa dalam bentuk yang lain,” ujar Denny.

Informasi lebih lanjut tentang Learn Quran dapat diakses di situs http://learn-quran.co