Senin 22 Aug 2016 14:18 WIB

Nasyiatul Aisyiyah Regenerasi Kepemimpinan

Nasyiatul Aisyiyah
Nasyiatul Aisyiyah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Organisasi otonom putri Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah (NA) akan segera melakukan suksesi kepemimpinan seiring Muktamar XIII yang akan digelar pada 26-28 Agustus 2016 di Yogyakarta.

"Akan ada regenerasi kepemimpinan dalam muktamar. Selain itu, muktamar kali ini bertujuan untuk mendorong peran perempuan dalam pemberdayaan ekonomi dan isu lainnya," kata Ketua Bidang Kemasyarakatan Pengurus Pusat NA (PPNA) Rita Pranawati dalam jumpa pers di Gedung Dakwah Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Jakarta, Senin (22/8).

Dia mengatakan sebanyak seribu peserta dan penggembira akan menghadiri Muktamar XIII PPNA. Mereka berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Muktamar Nasyiatul Aisyiyah kali ini bertema Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan untuk Kemandirian Bangsa. Ajang muktamar juga menjadi salah satu titik tolak untuk memperkuat peran perempuan muda Muhammadiyah untuk ambil bagian dalam pembangunan bangsa.

Rita mengatakan terdapat tiga aspek permasalahan bangsa yang penting untuk diatasi, terutama lewat peran perempuan di dalamnya. Di antaranya tentang pemberdayaan ekonomi, isu pendidikan serta advokasi hukum anak dan keluarga.

"Di sinilah perempuan harus berperan sehingga kehadirannya tidak hanya sebagai 'konco wingking' saja, tapi lebih dari itu," kata Rita. Istilah perempuan sebagai "konco wingking" sendiri secara bahasa berarti teman dapur atau merujuk pada kedudukan perempuan yang hanya menjadi pelengkap kehidupan laki-laki.

Nasyiatul Aisyiyah merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang berdiri sejak 16 Mei 1931. Artinya, kiprah organsiasi perempuan muda bagi bangsa sudah lebih dari 85 tahun. Organisasi ini gerakan putri Islam yang bergerak di bidang keperempuanan, keagamaan, kemasyarakatan dan pendidikan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement