Sunday, 12 Ramadhan 1439 / 27 May 2018

Sunday, 12 Ramadhan 1439 / 27 May 2018

Sambut Ramadhan

Kamis 17 May 2018 15:13 WIB

Red: Agung Sasongko

Ramadhan

Ramadhan

Ada cara untuk membangun suasana hati yang gembira menyambut Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Ustaz Hanan Attaki

Bulan suci Ramadhan telah tiba. Menyambut bulan yang suci ini harus dimulai dengan mood (suasana hati) yang gembira. Untuk menghadirkan hati yang seperti itu memang tidak mudah. Diperlukan kesungguhan agar suasana hati ini betul-betul gembira dalam menyambut dan menjalankan rukun Islam yang keempat ini.

Bagaimana caranya untuk membangun suasana hati yang gembira dalam menyambut Ramadhan? Pertama, yang harus kita lakukan agar suasana hati bersih yaitu dengan banyak istighfar (mohon ampunan kepada Allah). Dengan banyak istighfar, hati akan terasa senang dan tenang saat menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Kita ibaratkan menyambut bulan Ramadhan seperti long distance relationship(LDR/hubungan jarak jauh). Sudah setahun kita enggak bertemu dengan bulan puasa. Setahun itu kan waktu yang cukup lama dan rasa rindu terhadap Ramadhan akan hadir dalam hati kita.

Kita harus bisa menjadikan Ramadhan ini seperti pasangan yang memiliki hubungan jarak jauh. Ada orang yang jauh, tetapi enggak ngangenin. Namun, ada juga yang baru sehari, dua hari berpisah, tetapi sudah kangen, LDR-annya berat banget. Setiap malam diteleponin sampai habis kuota, chatting-an sampai habis kuota, chatting sampai diskon enggak habis-habis.

Punya semangat terhadap pasangan karena mood-nya ada. Kita bangun suasana hati itu dengan banyak istighfar agar dalam menyambut Ramadhan itu seperti orang yang menanti pasangan yang sudah setahun tidak bertemu.

Mood itu adanya di hati. Suasana hati enggak nyaman itu pasti karena ada kesalahan-kesalahan. Misalnya, kita lagi jalan dengan pasangan, sudah siap nih pengen candle light cozy (makan malam yang romantis). Kita sudah menyiapkan tempat yang cozy, ternyata kita ada masalah dengan dia.

Dia ngomong sesuatu yang menyinggung perasaan kita dan akhirnya berantakan agenda malam Mingguan. Sama seperti Ramadhan, yang harus kita lakukan adalah bersihkan hati dengan banyak istighfar. Kalau kita sudah sering istighfar, begitu Ramadhan datang akan mood banget.

Gairah Ramadhan itu ibarat traveling. Hal apa yang membuat kita agar enjoy melakukan traveling?

Destinasinya, fasilitasnya, kendaraannya, atau bekal duitnya yang banyak? Nomor satu kalau kita ingin traveling-nya enjoy, cari partner yang sehobi dengan kita. Sebab, kalau kita jalan dengan teman yang tak sehobi, pasti akan tidak nyaman.

Agar traveling Ramadhan-nya nyaman, cari partner yang rajin tilawah Quran, Tarawih, sedekah, banyak ngasih makan orang lain. Itu partner traveling yang paling pas untuk Ramadhan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES