Ahad 01 Nov 2026 17:21 WIB

Dahnil: Warga Non-Muslim Bisa Jadi Petugas Haji

Pelibatan masyarakat lintas agama diharapkan memperkuat toleransi.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan arahan pada acara Pengajian Akbar Jemaah Haji di Masjid Nabawi, Asrama Haji Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (30/10/2026). Acara tersebut membahas persiapan haji pada tahun 2027 dengan pentingnya pengelolaan haji yang berbasis kekeluargaan dan tanggung jawab dari pengurus haji, serta kesiapan spiritual, intelektual, dan fisik jamaah calon haji.
Foto: ANTARA FOTO/Ferlian Septa Wahyusa
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan arahan pada acara Pengajian Akbar Jemaah Haji di Masjid Nabawi, Asrama Haji Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (30/10/2026). Acara tersebut membahas persiapan haji pada tahun 2027 dengan pentingnya pengelolaan haji yang berbasis kekeluargaan dan tanggung jawab dari pengurus haji, serta kesiapan spiritual, intelektual, dan fisik jamaah calon haji.

JAKARTA -- Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan masyarakat lintas agama atau non-Muslim dapat terlibat dalam mendukung pelayanan kepada calon jamaah haji Indonesia.

“Fokus kita adalah memastikan jamaah haji menjadi simbol toleransi bagi umat beragama. Nantinya, petugas-petugas haji dapat melibatkan saudara-saudara kita dari kalangan Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan sebagainya,” ujar Dahnil dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).

Baca Juga

Gagasan tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan penyelenggaraan ibadah haji sebagai ruang untuk memperkuat toleransi, kebinekaan, dan semangat gotong royong antarmasyarakat.

Dahnil mengatakan Indonesia memiliki karakter masyarakat yang majemuk. Keberagaman tersebut merupakan kekuatan bangsa yang perlu tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Menurutnya, pelayanan kepada jamaah tidak hanya dapat didukung oleh umat Islam, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat dalam semangat kemanusiaan dan persaudaraan.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi