Selasa 27 Oct 2026 16:48 WIB

Sumpah Pemuda, Ini Empat Karakter Pemuda yang Diharapkan dalam Islam

Pemuda ideal adalah mereka yang kuat fisik dan spritual.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Nashih Nashrullah
Sejumlah peserta berjalan mengikuti Tapak Tilas menyongsong 100 tahun Sumpah Pemuda pada rangkaian kegiatan Merah Muda Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta, Ahad (25/10/2026). Kegiatan yang mengangkat tema Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Kemanusiaan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 itu menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas, memperkuat semangat kebangsaan serta berkolaborasi dalam menghadapi tantangan Indonesia di masa depan.
Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Sejumlah peserta berjalan mengikuti Tapak Tilas menyongsong 100 tahun Sumpah Pemuda pada rangkaian kegiatan Merah Muda Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta, Ahad (25/10/2026). Kegiatan yang mengangkat tema Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Kemanusiaan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 itu menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas, memperkuat semangat kebangsaan serta berkolaborasi dalam menghadapi tantangan Indonesia di masa depan.

JAKARTA – Peringatan Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober menjadi momentum untuk mengingat kembali peran generasi muda dalam membangun bangsa.

Dalam perspektif Islam, pemuda bukan sekadar penerus estafet kepemimpinan, melainkan agen perubahan yang berlandaskan iman, berpegang pada petunjuk Allah SWT, serta memiliki semangat juang untuk menghadapi tantangan zaman dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

Baca Juga

Dalam konteks Islam, pemuda di sini merupakan kelompok masyarakat yang peka dan paling cepat merespons keadaan terutama dalam dakwah islam, mereka adalah agen dari perubahan. Bahkan jika ingin memajukan suatu bangsa dan negara, yang perlu diperjuangkan dan diberikan kepercayaan adalah para pemuda.

Dalam Alquran dan sunnah, pemuda menjadi pembicaraan terutama perannya dalam kehidupan dan berjuang di jalan Allah SWT.

Pemuda harus menjadi pribadi yang mampu membuat tatanan hidup masyarakat menjadi lebih baik, bahkan dalam Alquran pun disebutkan adalah kata fityah atau para pemuda, bukan siapapun.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَاَهُمْ بِالْحَقِّۗ اِنَّهُمْ فِتْيَةٌ اٰمَنُوْا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنٰهُمْ هُدًىۖ

“Kami menceritakan kepadamu (Nabi Muhammad) kisah mereka dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami menambahkan petunjuk kepada mereka.” (QS Al-Kahf Ayat 13)

Tafsir Ringkas Kemenag menjelaskan, "Kami akan ceritakan kepadamu dengan rinci wahai Nabi Muhammad kisah mereka yang penting dan menakjubkan itu dengan sebenarnya, tidak ada keraguan maupun kesamaran agar engkau jelaskan kepada orang-orang yang bertanya dan menjadi pelajaran bagimu dan bagi umatmu. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dengan keimanan yang benar, tetapi mereka ditindas oleh penguasa pada masanya maka Kami kukuhkan iman mereka dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka kepada jalan yang benar."

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi