REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR — Rumah Zakat berpartisipasi dalam Global Sumud Congress yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 9–13 Oktober 2026. Kongres ini mempertemukan ratusan aktivis dari lebih dari 40 negara untuk memperkuat solidaritas internasional, membangun kolaborasi lintas negara, serta merumuskan langkah bersama dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.
Indonesia turut mengirimkan sejumlah delegasi dalam forum tersebut, salah satunya Rumah Zakat yang diwakili oleh Andi Angga Prasadewa dan Hakam Ahmad Firas. Kehadiran delegasi Rumah Zakat menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan, memperluas kolaborasi internasional, serta berkontribusi dalam pembahasan strategi dan rencana aksi bersama untuk Palestina.
Global Sumud Congress mempertemukan berbagai koalisi dan gerakan solidaritas internasional, di antaranya Sumud Maghreb, Sumud Nusantara, People's Flotilla, Global Movement to Gaza (GMTG), dan Sumud Turkic. Pertemuan ini menjadi ruang bagi berbagai elemen masyarakat sipil untuk menyelaraskan visi, memperkuat koordinasi, dan membangun strategi bersama dalam mendukung rakyat Palestina.
Rangkaian kegiatan kongres berlangsung selama lima hari, mulai dari aksi solidaritas dan pembukaan kongres, pembahasan visi, misi, dan nilai gerakan, penguatan struktur organisasi, hingga perumusan strategi dan perencanaan aksi bersama untuk Palestina pada 2027.
Melalui rangkaian agenda tersebut, Global Sumud Congress menjadi ruang konsolidasi bagi gerakan solidaritas internasional. Dukungan terhadap Palestina diharapkan tidak berhenti pada kecaman dan pernyataan solidaritas, tetapi juga diwujudkan melalui koordinasi, kolaborasi, dan langkah nyata yang berkelanjutan.
Partisipasi Rumah Zakat dalam kongres ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus mengambil peran dalam ikhtiar kemanusiaan bagi Palestina. Di tengah situasi yang masih membutuhkan perhatian dunia, solidaritas lintas negara menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga keberlanjutan dukungan bagi rakyat Palestina.
Melalui kolaborasi dan gerakan bersama, Rumah Zakat berharap dukungan kemanusiaan untuk Palestina terus terjaga dan semakin banyak pihak yang tergerak untuk mengambil bagian.
Sejak berdiri, Rumah Zakat terus berkomitmen menghadirkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk rakyat Palestina.
Saat eskalasi konflik dan dimulainya genosida pada Oktober 2023 hingga Oktober 2026, Rumah Zakat telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan yang diamanahkan masyarakat Indonesia kepada 1,4 juta penerima manfaat di Palestina.
Komitmen ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus hadir, menguatkan, dan menjaga harapan bagi saudara-saudara kita dalestina.
Mari terus hadir untuk Palestina. Dukungan dan kepedulian kita, sekecil apa pun, dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk membantu memenuhi kebutuhan saudara-saudara kita di sana. Bersama Rumah Zakat, terus kirimkan doa, sebarkan kepedulian, dan salurkan bantuan untuk Palestina.