REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Nabi Adam AS dan keturunannya yang menjadi nabi dan rasul memiliki sifat-sifat terbaik serta akhlak dan keutamaan yang luhur.
Di antaranya adalah kejujuran, amanah, kecerdasan, kemampuan menyampaikan risalah, dan berbagai sifat mulia lainnya.
Alquran juga menjelaskan prinsip-prinsip agama dan syariat universal yang disepakati oleh para rasul.
Prinsip-prinsip tersebut terdapat dalam seluruh agama samawi dan ditetapkan dalam berbagai syariat yang adil, sebagaimana tercermin dalam Sepuluh Perintah Tuhan.
Dalam Surah Al-An'am ayat 151-153, Allah SWT berfirman:
قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ أَلاَّ تُشْرِكُواْ بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَلاَ تَقْتُلُواْ أَوْلادَكُم مِّنْ إِمْلاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ وَلاَ تَقْرَبُواْ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَلاَ تَقْتُلُواْ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ *
وَلاَ تَقْرَبُواْ مَالَ الْيَتِيمِ إِلاَّ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّى يَبْلُغَ أَشُدَّهُ وَأَوْفُواْ الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ لاَ نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُواْ وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَى وَبِعَهْدِ اللَّهِ أَوْفُواْ ذَلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ * وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلاَ تَتَّبِعُواْ السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Katakanlah (Muhammad), ‘Marilah aku bacakan apa yang diharamkan Tuhan kepadamu. Janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, berbuat baiklah kepada kedua orang tua, janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena kemiskinan.
Kamilah yang memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka. Janganlah kamu mendekati perbuatan keji, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi.
Janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah, kecuali dengan alasan yang benar. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu mengerti.