Jumat 25 Sep 2026 22:36 WIB

Mufti Saudi Hujat Houthi: Gerombolan Kejahatan dan Kaki Tangan Musuh

Saudi dan Houthi masih saling serang.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Nashih Nashrullah
Kelompok militan Houthi mendukung Iran lewat aksi massa di Sanaa, Yaman, Jumat (10/7/2026).
Foto: EPA/Yahya Ahrab
Kelompok militan Houthi mendukung Iran lewat aksi massa di Sanaa, Yaman, Jumat (10/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH-Mufti Agung Arab Saudi sekaligus Ketua Dewan Ulama Senior, Syekh Shalih al-Fauzan, menyebut kelompok Ansharullah (Houthi) sebagai gerombolan kejahatan dan kaki tangan musuh.

Menurutnya, kelompok tersebut berdiri di atas kerusakan dalam akidah dan manhaj, kemudian melakukan pembangkangan terhadap para penguasa mereka dalam berbagai fitnah yang berlangsung selama bertahun-tahun, hingga memecah belah negeri dan rakyat.

Baca Juga

Dalam pernyataan yang ditujukan kepada para penjaga perbatasan dan pasukan koalisi, al-Fauzan menyerukan persatuan dalam menghadapi apa yang ia sebut sebagai kelompok sesat dan golongan yang menyimpang.

Ia menyatakan bahwa kelompok tersebut mengkafirkan para sahabat Nabi Muhammad SAW, menghalalkan darah kaum Muslimin, serta menghancurkan dan merobohkan masjid-masjid mereka.

Mufti Kerajaan juga berpesan kepada para penjaga perbatasan agar bersabar, terus bersabar dalam menghadapi berbagai ujian, dan tetap teguh menjaga perbatasan.

Ia menegaskan bahwa mereka akan memperoleh pahala yang besar di sisi Allah. Ia juga mendorong mereka untuk senantiasa siap menunaikan kewajiban, mendengar dan menaati para penguasa, serta menaati para pemimpin di lapangan dan melaksanakan perintah mereka dengan sebaik-baiknya.

Al-Fauzan menyampaikan kepada para penjaga perbatasan, “Kalian berada di atas jejak para sahabat Nabi-Nya. Kalian membela tempat-tempat suci kaum Muslimin dan mengibarkan panji tauhid,” katanya, dikutip dari Aljazeera, Jumat (25/9/2026). 

Ia kemudian menyebutkan berbagai keutamaan yang dimiliki oleh orang-orang yang menjaga perbatasan serta sejumlah keistimewaan yang mereka peroleh.

Mufti tersebut juga menyampaikan salam kepada pasukan koalisi dan berkata kepada mereka. "Sesungguhnya kalian berada di sebuah front yang sangat penting dan sedang menjalankan tugas yang mulia dan agung,” tuturnya.

Ia menyerukan agar mereka berpegang teguh pada tali Allah, menyatukan barisan, dan menyatukan suara. Ia menambahkan:

“Ketahuilah bahwa kalian sedang memerangi musuh yang telah merusak negeri, memecah belah rakyat, memberontak terhadap para penguasanya, dan menghendaki keburukan terhadap tempat-tempat suci kaum Muslimin,” katanya. 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi