Jumat 25 Sep 2026 14:00 WIB

8 Upaya Bunuh Diri Tentara AS Akibat Perang Iran Guncang Kapal Induk AS Lincoln

Iran tegaskan akan melawan jika diserang.

Kapal induk USS Abraham Lincoln saat berlayar di Selat Hormuz di dekat Iran pada 2019.
Foto: Dok US Navy
Kapal induk USS Abraham Lincoln saat berlayar di Selat Hormuz di dekat Iran pada 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK-Setelah berbulan-bulan menjalani penugasan dan operasi militer di kawasan Timur Tengah, tekanan terhadap awak kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln semakin meningkat.

Sebuah surat resmi mengungkapkan bahwa terdapat delapan upaya bunuh diri di antara personel kelompok tempur kapal induk tersebut selama menjalani penugasan di kawasan Timur Tengah. Sedikitnya dua di antaranya merupakan upaya melompat dari kapal.

Baca Juga

Penjabat Menteri Angkatan Laut AS Hong Cao mengonfirmasi angka tersebut dalam surat yang dikirim pada Selasa kepada Senator Kirsten Gillibrand.

Surat itu merupakan jawaban atas pertanyaan Gillibrand mengenai kualitas hidup dan moral personel Angkatan Laut, serta laporan tentang upaya sejumlah anggota awak untuk menyakiti diri sendiri.

Cao mengatakan tidak ada personel yang meninggal akibat bunuh diri selama masa penugasan tersebut.

Namun, ia mengonfirmasi adanya upaya melompat dari kapal. Angka tersebut mencakup awak kapal induk, personel sayap udara, staf kelompok tempur, skuadron kapal perusak, kapal-kapal perusak pengawal, serta skuadron udara yang berada di dalam kelompok tempur tersebut.

Jumlah upaya tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan penugasan kelompok kapal induk sebelumnya.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada CNN bahwa dalam penugasan-penugasan terakhir biasanya hanya terjadi satu atau dua upaya bunuh diri per tahun.

Menurut pejabat itu, angka yang tercatat selama penugasan Lincoln tergolong sangat tinggi.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi