Kamis 24 Sep 2026 13:46 WIB

Terungkap Ini Peran Garda Revolusi Iran Dukung Keberhasilan Houthi di Bab Al-Mandab

Houthi Yaman mulai menguasai wilayah Bab Al Mandab.

Militan Houthi di sebuah pos militer usai menguasai kota pelabuhan Mokha, Yaman yang berdekatan dengan Selat Bab al-Mandeb. Foto dirilis ke media pada 13 September 2026.
Foto: EPA/Houthi Military Handout
Militan Houthi di sebuah pos militer usai menguasai kota pelabuhan Mokha, Yaman yang berdekatan dengan Selat Bab al-Mandeb. Foto dirilis ke media pada 13 September 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, SANAA— Menurut sumber yang dikutip oleh kantor berita Associated Press, para penasihat Iran memainkan peran penting dalam kemajuan mendadak yang dicapai kelompok Ansarullah (Houthi) serta dalam penguasaan sejumlah wilayah penting di pesisir barat Yaman hingga mencapai kawasan Bab al-Mandab dalam waktu kurang dari 48 jam.

Sumber-sumber tersebut menyebutkan bahwa Houthi tidak mencapai kemajuan itu sendirian.

Baca Juga

Sejumlah penasihat dari Garda Revolusi Iran berada di lapangan untuk membantu memberikan arahan dan mengelola jalannya pertempuran.

Associated Press menggambarkan hal tersebut sebagai bentuk intervensi langsung Iran yang terbaru dan paling menonjol untuk membantu sekutunya sejak pecahnya perang di Yaman pada 2014.

Pemerintah Yaman telah menuduh Teheran memberikan dukungan dan persenjataan kepada Houthi sejak pecahnya perang di Yaman 12 tahun lalu.

Associated Press juga mengutip Muzahim al-Salloum, seorang analis keamanan yang telah memantau kelompok-kelompok yang didukung Iran selama hampir satu dekade dan saat ini mengelola sebuah perusahaan intelijen swasta.

Ia mengatakan bahwa sejak tahun lalu Iran mulai memberikan Houthi pelatihan intensif dan dukungan logistik terkait rudal, pesawat nirawak, serta kapal serang tanpa awak yang canggih.

Dilansir Aljazeera, Kamis (24/9/2026), pada bulan Juli, Houthi kembali melancarkan serangan terhadap Arab Saudi setelah menuduh negara tersebut melakukan serangan terhadap Bandara Sana'a dengan tujuan mencegah pendaratan sebuah penerbangan dari Teheran menuju ibu kota Yaman yang berada di bawah kendali Houthi.

Al-Salloum dan seorang pejabat senior Houthi menyatakan bahwa penerbangan Iran tersebut—yang kemudian berhasil mendarat—membawa sejumlah penasihat dari Garda Revolusi.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi