Kamis 24 Sep 2026 15:25 WIB

Kisah 300 Mobil Dampingi Raja Abdulaziz Berhaji dari Riyadh ke Makkah pada 1930

Catatan sejarah menggambarkan besarnya persiapan logistik perjalanan Raja Abdulaziz.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Ani Nursalikah
Suasana Makkah di masa puncak musim haji tempo dulu
Foto: saudigazette.com
Suasana Makkah di masa puncak musim haji tempo dulu

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Sekitar 300 mobil dari berbagai merek, mulai dari Mercedes, Lincoln, Hudson, Packard, Chevrolet, Lancia, Studebaker hingga Ford, menjadi bagian dari iring-iringan Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud dalam perjalanan dari Riyadh menuju Makkah pada 1930. Perjalanan tersebut dilakukan untuk memantau langsung persiapan musim haji, kondisi jamaah, dan layanan yang diberikan kepada mereka.

Pada 1930, kendaraan dari semua pabrikan tersebut menjadi bagian dari iring-iringan luar biasa yang mendampingi Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud dari Riyadh menuju Makkah. Sekitar 300 mobil turut serta dalam perjalanan tersebut.

Baca Juga

Catatan sejarah yang disimpan oleh Yayasan Raja Abdulaziz untuk Penelitian dan Arsip (dikenal sebagai Darah) ini memberikan gambaran menarik mengenai pergerakan melintasi wilayah Kerajaan Arab Saudi pada masa ketika perjalanan jarak jauh sangat berbeda dengan perjalanan melalui jalan raya modern saat ini.

Perjalanan kerajaan tersebut berlangsung pada 1348 Hijriyah atau 1930 Masehi, dikutip dari laman Saudi Gazette, Rabu (23/9/2026).

Tujuannya bukanlah sekadar seremonial. Raja Abdulaziz melakukan perjalanan ke Makkah untuk memantau langsung urusan terkait musim haji, meninjau kondisi jamaah, serta memantau layanan yang diberikan kepada mereka.

Rute perjalanannya sendiri memperlihatkan besarnya skala kegiatan tersebut. Dari Riyadh, iring-iringan itu melintasi Al-Haysiyah, Al-Dawadmi, Al-Dafinah, Al-Muwayh, Al-Ushairah, dan Al-Sail sebelum tiba di Makkah.

Namun, aspek pengorganisasian perjalanan itulah yang membedakannya dari perjalanan-perjalanan raja sebelumnya. Darah mencatat perjalanan ini melibatkan tingkat persiapan dan pengaturan yang berbeda, khususnya terkait sumber daya yang menyertainya.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi