REPUBLIKA.CO.ID, KOTAWARINGIN TIMUR -- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi kemarau masih berdampak terhadap masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Dampaknya tidak hanya terlihat dari kualitas udara, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan dan ketersediaan air bersih.
Dompet Dhuafa menggelar doa bersama sekaligus aksi kemanusiaan di Lapangan Pondok Pesantren Sabilal Muttaqin, Basirih Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat, pesantren, relawan, dan sejumlah pihak untuk merespons dampak kemarau dan karhutla.
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini mengatakan, doa bersama menjadi bagian dari upaya menghadapi kondisi kemarau dan karhutla dari sisi spiritual sekaligus kemanusiaan.
“Sebagai bentuk usaha lahir dan batin dalam menghadapi kondisi tersebut, Dompet Dhuafa menginisiasi pelaksanaan Doa Bersama, sekaligus dirangkaikan dengan sejumlah aksi kemanusiaan bagi masyarakat,” ujar Ahmad.
Menurut Ahmad, kegiatan tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat, pesantren, relawan, dan mitra dalam merespons dampak karhutla.
“Doa bersama ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat, pesantren, relawan, mitra, dan berbagai pihak dalam merespons kondisi kemarau dan karhutla melalui pendekatan spiritual, sosial, dan kemanusiaan,” katanya.
Selain doa bersama, Dompet Dhuafa mengerahkan relawan dan tim Disaster Management Center (DMC) untuk membantu penanganan titik api. Tim medis juga diterjunkan untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak asap karhutla.
Ahmad mengatakan, bantuan yang diberikan mencakup pembagian masker serta penyediaan safe school untuk mengurangi paparan asap terhadap anak-anak di lingkungan sekolah. Ruangan tersebut dilengkapi kipas penyedot udara atau exhaust fan, akuarium, dan tanaman yang ditujukan membantu menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
“Kami terus berupaya membantu masyarakat terutama dari dampak karhutla dengan menggerakkan para relawan dan tim DMC Dompet Dhuafa untuk melakukan pemadaman pada titik api, di sisi lain tim medis untuk membantu penanganan pada penyintas asap karhutla, membagikan masker hingga membentuk safe school,” tambah Ahmad.
Pada kegiatan tersebut, Dompet Dhuafa juga membuka pos medis gratis bagi masyarakat. Layanan tersebut dilengkapi dengan pembagian masker untuk membantu warga menghadapi dampak asap karhutla.
“Pada kegiatan ini kami juga menghadirkan layanan pos medis secara gratis dan pembagian masker kepada masyarakat,” kata Ahmad.