REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Agama (Menag) RI, Prof KH Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya sinergi Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam memperkuat dukungan bagi pesantren.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk menutupi keterbatasan anggaran pemerintah bagi pesantren.
Hal itu disampaikan Nasaruddin saat menghadiri peluncuran program "Baznas Pesantren Nyaman Belajar 2026" di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Nasaruddin mengatakan, anggaran Direktorat Jenderal Pesantren saat ini belum maksimal.
Salah satu penyebabnya karena Direktorat Jenderal Pesantren baru terbentuk dan berada di tengah tahun anggaran.
"Alhamdulillah kemarin pukul 09.00 WIB kita melantik Dirjen Pesantren, Pak Basnang Said. Tapi kita ketahui bersama bahwa anggaran Dirjen Pondok Pesantren itu belum maksimum. Mengapa? Karena memang di tengah tahun anggaran ini," ujar Nasaruddin.
Karena itu, Kemenag bekerja sama dengan Baznas untuk menjalankan sejumlah program yang menyasar pesantren.
Menurut dia, terdapat irisan kepentingan antara program Baznas dan kebutuhan pesantren yang dapat disinergikan.