Rabu 09 Sep 2026 21:48 WIB

Perputaran Ekonomi MTQ Nasional 2026 di Jateng Diperkirakan Rp 1,2 Triliun

Berbagai agenda pendukung dan wisata disiapkan untuk mendorong aktivitas ekonomi.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin.
Foto: Humas Pemprov Jateng
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) memperkirakan perputaran ekonomi dari pergelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang mencapai Rp 1,2 triliun.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan angka tersebut merupakan hasil penghitungan Pemprov Jateng bersama Badan Pusat Statistik (BPS), dengan memperhitungkan aktivitas ekonomi selama rangkaian MTQ pada 11-20 September 2026.

Baca Juga

"Kita berharap ada Rp 1,2 triliun. Kita menghitung dengan BPS kemarin," katanya dalam Rapat Checking Terakhir Kesiapan Provinsi Jateng sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Rabu (9/9/2026).

Sebab, kata dia, ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia akan ikut meramaikan kegiatan tersebut. Selama beberapa hari mengikuti MTQ Nasional, mereka tak hanya membutuhkan penginapan, tapi juga makanan, jasa transportasi, hingga cenderamata untuk dibawa kembali ke kampung halaman.

"Bahkan, bisa jadi mereka akan mampir di objek-objek wisata yang disediakan," kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Menurut dia, perputaran ekonomi tersebut tidak hanya berasal dari aktivitas utama MTQ, melainkan juga dari berbagai kegiatan pendukung yang dipersiapkan untuk menarik aktivitas masyarakat dan para kafilah.

Sejumlah agenda seperti bursa kerja, penjualan produk UMKM, hingga rangkaian acara budaya di Kota Semarang disiapkan bersamaan dengan pelaksanaan MTQ Nasional.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi