Senin 07 Sep 2026 15:24 WIB

Penerbangan Umrah Tertunda Akibat Abu Vulkanis, Sapuhi Minta Asrama Haji Jadi Tempat Transit

Hampir seluruh penerbangan terdampak penyebaran abu vulkanik.

Rep: Fuji Eka Permana,/ Red: A.Syalaby Ichsan
Direktur Utama Patuna Travel, Syam Resfiadi di sela-sela acara Silaturrahim dan Sosialisasi Jamaah Haji Khusus Patuna Travel di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Selasa (26/3/2024).
Foto: Republiika/Fuji E Permana
Direktur Utama Patuna Travel, Syam Resfiadi di sela-sela acara Silaturrahim dan Sosialisasi Jamaah Haji Khusus Patuna Travel di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Selasa (26/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penyebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada sejumlah penerbangan umrah dari berbagai daerah di Indonesia. Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi), Syam Resfiadi mengatakan, gangguan penerbangan tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga berpotensi mempengaruhi keberangkatan dari sejumlah kota lain yang melayani penerbangan internasional.

Syam mengatakan, hampir seluruh penerbangan terdampak penyebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Dampak tersebut juga dirasakan penerbangan umrah, tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga dari sejumlah daerah lainnya.

Baca Juga

"Umrah juga terdampak pastinya. Bahkan tidak hanya satu embarkasi, tidak hanya di Jakarta, mungkin daerah-daerah sekitarnya seperti Surabaya pun demikian. Lalu Medan, Palembang, dan kota-kota yang memiliki penerbangan internasional," kata Syam kepada Republika, Senin (7/9/2026)

Menurut dia, penerbangan umrah dari sejumlah daerah juga dapat terdampak meskipun menggunakan penerbangan lanjutan (connecting flight) melalui Kuala Lumpur atau Singapura. Kondisi tersebut terjadi karena penerbangan menuju sejumlah kota di Sumatra, khususnya Sumatra bagian selatan, juga mengalami gangguan akibat abu vulkanik.

"Sudah hampir masuk hari kedua hari ini. Semoga sudah ada perkembangan lebih lanjut. Namun, sepertinya masih banyak kabar yang memang belum ada perubahan atau jadwal penerbangan kembali, baik domestik maupun internasional,"kata dia.

Syam menilai, kondisi tersebut berpotensi semakin sulit apabila gangguan penerbangan berlangsung terlalu lama. Karena itu, dia mengusulkan agar pemerintah menyiapkan fasilitas transit sementara bagi jamaah umrah yang terdampak, khususnya di embarkasi keberangkatan.

"Salah satunya mungkin karena yang khusus berdampak kepada umrah, sebaiknya Kementerian Haji dan Umrah memberikan penginapan dan fasilitasnya di embarkasi keberangkatan, seperti di asrama haji, bisa digunakan untuk menanti keberangkatan sesuai jadwal ataupun sebagai tempat istirahat,"kata dia.

photo
Petugas darat melakukan penutupan mesin pesawat yang terparkir dengan menggunakan bahan khusus di apron Terminal 1 C Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (6/9/2026). Penutupan mesin pesawat dilakukan untuk mencegah masuknya sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang mengguyur Bandara Soekarno Hatta. - (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi