Ahad 06 Sep 2026 13:33 WIB

Perkuat Budaya Zakat, BAZNAS RI Dorong Literasi Filantropi Modern pada Generasi Muda

Pendidikan filantropi Islam dilengkapi dengan praktik langsung.

Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr Rizaludin Kurniawan menyampaikan pentingnya penguatan literasi filantropi Islam yang modern
Foto: Dok Republika
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr Rizaludin Kurniawan menyampaikan pentingnya penguatan literasi filantropi Islam yang modern

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr Rizaludin Kurniawan menyampaikan pentingnya penguatan literasi filantropi Islam yang modern, khususnya di kalangan generasi muda, guna meningkatkan budaya berzakat, berinfak, dan bersedekah lintas generasi. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi salah satu tamu pada Sesi Inspirasi dalam acara Hari Bermuhammadiyah (HBM) 13 yang diselenggarakan di Gedung Cendekia Universitas Muhammadiyah Jakarta, Tangerang Selatan, Sabtu (6/9/2026).

Rizaludin mengatakan, penguatan literasi filantropi Islam diperlukan karena masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam menunaikan zakat. Hal itu, tercermin dalam riset Indeks Literasi Zakat yang dilakukan BAZNAS secara berkala.

Baca Juga

“Dari riset BAZNAS sejak 2020, 2022, dan 2024, ada masalah yang cukup krusial, yaitu adanya gap antara pengetahuan dan perilaku orang membayar zakat. Gap antara pengetahuan dan perilaku inilah yang bisa diukur," ujar Rizaludin.

Menurutnya, kesenjangan tersebut menjadi perhatian karena jumlah masyarakat yang menunaikan kewajiban zakat masih relatif kecil dibandingkan dengan potensi zakat di Indonesia.

"Saya mendapatkan eksperimen sosial di kalangan anak-anak Generasi Z dengan bertanya tentang perbedaan zakat, infak, dan sedekah. Banyak di antara mereka yang tidak tahu. Bagaimana praktik membayar zakat fitrah, bagaimana zakat mal dihitung, banyak hal yang ternyata tidak mereka ketahui. Itu menjadi kekhawatiran saya sendiri," ujarnya.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi