Rabu 02 Sep 2026 08:48 WIB

424 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Wagub: Keracunan Juga Terjadi di 18 Lembaga Lainnya

Operasional SPPG Kali Tengah dihentikan sementara oleh pemerintah.

ilustrasi anak sekolah keracunan
Foto: Republika/Daan Yahya
ilustrasi anak sekolah keracunan

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO — Kasus dugaan keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) menimpa lingkungan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Sidoarjo, Selasa (1/9/2026).

Dilansir dari jatim.antaranews.com, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, menyatakan data terkini hingga Rabu (2/9/2026) pukul 00.45, korban dugaan keracunan dari pihak Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo berjumlah 424 santri, sementara 24 orang lainnya merupakan korban dugaan kejadian yang sama dari pihak di luar ponpes.

Baca Juga

Dari jumlah tersebut, Lakhsmie menyebut 173 di antaranya telah diperbolehkan pulang usai mendapatkan penanganan medis. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak usai mengunjungi korban dari kalangan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam Sidoarjo, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo, Rabu, menyatakan bahwa saat ini seluruh pasien tertangani dengan baik oleh rumah sakit dan tenaga medis.

"Seluruh pasien tidak ditangani secara seragam, tetapi mendapatkan penanganan khusus sesuai kondisi medis masing-masing pasien," kata Emil.

photo
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menghadiri acara Sharia Economic Leaders Forum (SELF) 2026 di Jakarta, Ahad (24/5/2026). Acara yang turut dirangkaikan dengan pelantikan dan rapat kerja Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 1447–1452 H tersebut menjadi wadah kolaborasi para pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional. - (Republika/Prayogi)

Emil menjelaskan, hingga Rabu pukul 00.30 WIB, sejumlah pasien telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya dinyatakan membaik oleh tim medis. Sementara itu, rumah sakit tetap bersiaga penuh dalam menangani kejadian tersebut.

Selain itu, Emil menjelaskan bahwa kejadian dugaan keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo tersebut juga terjadi di 18 lembaga pendidikan lain di hari yang sama yakni sejak Selasa (1/9/2026) sore. Santri Ponpes Manba'ul Hikam menjadi korban terbanyak dalam kejadian tersebut.

"Selain pesantren, terdapat sejumlah satuan pendidikan lain yang mengalami kejadian serupa dan seluruhnya memiliki kesamaan yakni menerima makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kali Tengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, pada Selasa (1/9)," kata dia.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi