Senin 31 Aug 2026 13:44 WIB

Tangkap Pesan Rais Aam PBNU, Presiden: Angkat Rakyat Indonesia Keluar dari Kemiskinan

Rais Aam meminta agar Presiden Prabowo untuk terus memperhatikan PBNU.

Presiden RI Prabowo Subianto membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).
Foto: BPMI Setpres
Presiden RI Prabowo Subianto membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa dia menangkap langsung pesan-pesan yang disampaikan oleh KH Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU periode 2026-2031, saat berpidato dalam rangkaian acara penutupan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin(31/8/2026).

Baca Juga

"Tadi, pesen-pesen dari Rais Aam terpilih saya tangkap, hari ini saya bisa langsung tangkap. Jadi, inilah saya kira kewajiban kita bersama bahwa fokus, perhatian, tujuan dari strategi transformasi bangsa kita yang saya sekarang pimpin dan kendalikan adalah bagaimana mengangkat sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia keluar dari kemiskinan," kata Prabowo saat berpidato dalam acara penutupan rangkaian muktamar tersebut.

Muktamar ke-35 NU yang digelar selama sepekan penuh di Tambakberas, Jombang, ditutup dengan terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 dan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU untuk periode atau masa khidmah yang sama. Gus Kikin merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.

Dalam acara penutupan muktamar itu, Ketua Umum PBNU yang baru berikut dengan Rais Aam PBNU menyampaikan pidato mereka di hadapan Presiden Prabowo. KH Miftachul, dalam pidatonya, memberikan wejangan-wejangan dan pesan-pesan terkait nilai-nilai kepemimpinan, di antaranya tujuan utama seorang pemimpin ialah untuk kesejahteraan rakyatnya.

photo
Suasana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026). - (Republika/Muhyiddin)

Rais Aam PBNU itu juga mengungkap harapannya agar Presiden Prabowo terus memperhatikan PBNU, karena hal-hal yang dikerjakan oleh Nahdlatul Ulama sejatinya untuk umat.

"Semoga Bapak Presiden pun memperhatikan semua apa yang kita lakukan, demi untuk umat, demi kemaslahatan rakyat," kata KH Miftachul kepada Presiden Prabowo.

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi