Kamis 20 Aug 2026 13:51 WIB

Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin

Sholat istikharah hanya dilakukan jika ada suatu hal yang diragukan.

Ilustrasi orang berdoa dimalam hari
Foto: Republika/Daan Yahya
Ilustrasi orang berdoa dimalam hari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Syekh Muhammad Shiddiq Al Minsyawi dalam bukunya yang berjudul Rajin Shalat tapi Masih Keliru menuliskan, sebagian orang, bahkan kebanyakan dari mereka, beranggapan bahwa sholat istikharah hanya dilakukan jika ada suatu hal yang diragukan atau membuat bingung seseorang. Hal ini merupakan suatu kesalahan, karena sholat istikharah dapat diperuntukkan ke semua hal.

Bahkan, sesuatu yang telah diyakini dan disukai oleh manusia. Sebab, seseorang kadang yakin atau suka terhadap suatu hal, tetapi sebenarnya itu jelek baginya dan dia tidak mengetahuinya.

Baca Juga

Adapun jika melakukan istikharah, berarti ia telah memohon kepada Allah agar dipilihkan. Dari Jabir berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا الِاسْتِخَارَةَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنْ الْقُرْآنِ

Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajari kami Istikharah dalam memutuskan segala sesuatu, (sebagaimana mengajari kami) surat dalam Alquran. (HR BUkhari)

Imam Asy Syaukani berkata, "Sabda Nabi..."dalam segala hal" menunjukkan sifat umum. Bahwa manusia jangan menganggap remeh hal kecil dan jangan menganggap sepele, kemudian tidak melakukan sholat istikharah.

photo
Infografis Hal-Hal Makruh saat Sholat - (Dok Republika)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi