Senin 17 Aug 2026 10:31 WIB

Mesir-AS Desak Pihak Bertikai Penuhi Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza

Seruan itu disampaikan untuk menjaga stabilitas kawasan.

Warga Palestina menyaksikan serangan udara Israel di Jalur Gaza, 28 Juli 2026. Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan setidaknya empat orang syahid dalam serangan Israel di berbagai wilayah tersebut pada 28 Juli 2026.
Foto: EPA/MOHAMMED SABER
Warga Palestina menyaksikan serangan udara Israel di Jalur Gaza, 28 Juli 2026. Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan setidaknya empat orang syahid dalam serangan Israel di berbagai wilayah tersebut pada 28 Juli 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Mesir dan Amerika Serikat mendesak pihak-pihak yang bertikai di Jalur Gaza untuk memenuhi seluruh ketentuan perjanjian gencatan senjata demi menjaga stabilitas kawasan, kata kantor Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Ahad (16/8/2026).

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden Sisi bertemu dengan Utusan Khusus AS Jared Kushner di Kota El-Alamein, Mesir. Turut hadir dalam pertemuan itu Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dan Kepala Badan Intelijen Mesir Hassan Rashad.

Baca Juga

"Penekanan diberikan pada perlunya semua pihak untuk memenuhi kewajiban mereka berdasarkan perjanjian penghentian perang di Jalur Gaza, yang dicapai dalam KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh pada Oktober 2025," kata kantor tersebut dalam sebuah pernyataan usai pembicaraan.

Sisi juga menekankan pentingnya penyelesaian krisis di Timur Tengah serta penguatan keamanan regional dan internasional.

Sementara itu, Kushner menyampaikan salam dari Presiden AS Donald Trump kepada Sisi dan menegaskan pentingnya koordinasi antara Kairo dan Washington.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi