Senin 03 Aug 2026 13:51 WIB

Jelang 81 Tahun Kemerdekaan RI, Masjid Pertama Indonesia Senilai Rp14,6 M Diresmikan di Kanada

Masjid Al-Ikhlas Centre akan dikembangkan sebagai Islamic Centre pertama di Kanada

Masjid Al Ikhlas Centre di Kanada Barat
Foto: Tangkapan Layar Youtube
Masjid Al Ikhlas Centre di Kanada Barat

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Menjelang peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah tonggak bersejarah lahir di benua Amerika Utara. Masjid Al-Ikhlas Centre, masjid pertama yang diinisiasi masyarakat Indonesia di Kanada Barat, diresmikan sebagai simbol bahwa semangat gotong royong, wakaf, dan dakwah bangsa mampu melampaui batas negara serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat dunia.

Masjid ini terwujud atas inisiatif Indonesian Muslim Community in Edmonton (IMCE), yang didukung penuh oleh gerakan wakaf kolaboratif yang dipelopori Cinta Quran Foundation. Melalui perjuangan bersama lebih dari 200.000 wakif dari Indonesia dan berbagai negara, serta dukungan para influencer, mitra fundraising, komunitas diaspora, hingga jajaran lembaga dan korporasi, dana sebesar CAD 1.140.446,09 atau sekitar Rp 14,6 miliar berhasil dihimpun untuk mewujudkan pusat ibadah dan pembinaan umat ini.

Baca Juga

"Meresmikan Masjid Al-Ikhlas Centre merupakan kebanggaan sekaligus momentum yang sangat bermakna. Saya menyaksikan perjalanan masjid ini sejak proses awal pembangunan hingga hari ini berdiri dengan indah, semoga kehadirannya menjadi ruang yang mempererat persaudaraan, memperkuat peran masyarakat Indonesia di Kanada, sekaligus menjadi jembatan persahabatan Indonesia dan Kanada melalui nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan," kata Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Vancouver, Nina Kurnia Widhi saat peresmian Masjid Al-Ikhlas Centre, Sabtu(1/8/2026)

Dewan Pembina Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim mengatakan, Masjid Al-Ikhlas Centre menjadi masjid ketiga di luar negeri yang berhasil diwujudkan oleh Cinta Quran Foundation, setelah Jepang dan Australia. Kehadirannya menandai berdirinya tiga masjid Indonesia di tiga negara dan tiga benua, sekaligus mempertegas bahwa wakaf Indonesia mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Muslim di berbagai belahan dunia.

"Hari ini kita tidak sekadar meresmikan sebuah bangunan, tetapi meresmikan harapan. Masjid Al-Ikhlas Centre adalah bukti bahwa ketika umat bersatu, batas negara bukan lagi penghalang untuk menghadirkan manfaat. Wakaf tidak hanya membangun masjid, tetapi juga membangun peradaban yang akan terus mengalirkan kebaikan lintas generasi," kata Ustadz Fatih.

photo
Dewan Pembina Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim di acara Amazing Muharram 14 yang digelar Cinta Quran Foundation bersama Tazkia Group di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (13/7/2025). - (Fuji E Permana / Republika)

Berita Lainnya

Rekomendasi