Ahad 02 Aug 2026 12:44 WIB

Di Sela Zikir dan Doa Kebangsaan, Baznas Ajak Umat Pererat Persatuan Melalui Gerakan Zakat

Kegiatan ini menjadi momentum untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan.

Rep: Muhyiddin/ Red: A.Syalaby Ichsan
Dr Ir H Sodik Mudjahid, M.Sc, Ketua BAZNAS RI
Foto: dok pribadi
Dr Ir H Sodik Mudjahid, M.Sc, Ketua BAZNAS RI

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mempererat persatuan dan kesatuan nasional melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah. Pesan kebangsaan ini mengemuka dalam gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu(1/8/2026).

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam pesannya menegaskan bahwa zakat memiliki peran ganda yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Zakat bukan hanya sekadar kewajiban ibadah ritual, melainkan instrumen kebangsaan yang sangat ampuh untuk mempererat tali persaudaraan, merekatkan kebhinekaan, serta menyejahterakan umat secara adil dan merata,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima pada Ahad(2/8/2026).

Baca Juga

Sodik menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, dan gotong royong melalui gerakan zakat sebagai ikhtiar bersama mewujudkan kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa.

photo
Menteri Agama Nasaruddin Umar (tengah) bersama Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid (kanan), Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii (kedua kanan) dan ulama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf (kedua kiri) menghadiri zikir dan doa kebangsaan 2006 di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (1/8/2026). - (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Dalam kesempatan tersebut,  Menteri Agama Prof KH Nasaruddin Umar turut mengapresiasi pengelolaan zakat yang dilakukan oleh lembaga-lembaga filantropi di Indonesia. Menurut dia, pengelolaan filantropi dan zakat nasional terus menunjukkan perkembangan positif.

“Bapak, Ibu sekalian, pengelolaan keuangan sosial keagamaan terus menunjukkan kinerja yang positif. Pada 2025, penghimpunan zakat nasional tumbuh 12 persen menjadi Rp44,6 triliun yang memberikan manfaat kepada 140 juta mustahik,”kata dia.

"Bagi kami, seluruh capaian itu bukan garis akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara,”kata dia.

Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah ini digelar dalam rangka meneguhkan rasa syukur atas HUT ke-81 Republik Indonesia. Rangkaian acara diisi dengan sholat magrib berjamaah, pembacaan selawat diiringi hadrah, zikir bersama, hingga doa untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Indonesia.

Berita Lainnya

Rekomendasi