Ahad 02 Aug 2026 10:17 WIB

Perang Melawan Iran Masuki Bulan Keenam, AS Dinilai Jatuh Menuju Kekalahan Strategis

Perang ini membuat posisi AS dan Israel sama-sama melemah.

Peta baru Selat Hormuz yang dirilis IRGC, Senin (4/5/2026).
Foto: Tangkapan layar X
Peta baru Selat Hormuz yang dirilis IRGC, Senin (4/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON — Perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran yang digagas Presiden Donald Trump kini memasuki bulan keenam. Kampanye militer tersebut pun dinilai tengah bergerak menuju kekalahan strategis yang dikhawatirkan oleh  para sekutu Washington sendiri.

Ketidakmampuan AS dalam mengonversi keunggulan militernya menjadi perubahan yang berkelanjutan di Iran telah menyingkap kerentanan yang diprediksi akan disambut baik oleh Rusia dan China, demikian dilaporkan The New York Times (NYT) yang dilansir Al Mayadeen, mengutip para analis dan pejabat.

Baca Juga

Hingga kini, target-target yang dicanangkan Trump belum terpenuhi. Di sisi lain, militer AS mulai kehabisan amunisi kunci yang diperlukan untuk menjaga jangkauan globalnya. Iran justru makin kokoh di bawah pemerintahan yang lebih garis keras. Program nuklir dan rudal balistiknya memang terdegradasi, tetapi tidak hancur. Sementara itu, Selat Hormuz secara efektif berada di bawah kendali Teheran.

Perang ini membuat posisi AS dan Israel sama-sama melemah. Masing-masing pihak pun saling melempar kesalahan atas situasi saat ini. Rudal dan drone Iran terus membatasi lalu lintas melalui selat tersebut, merusak infrastruktur ekonomi produksi energi sekutu, serta mengancam pangkalan-pangkalan militer AS di Asia Barat.

Laporan The New York Times menyebutkan serangan-serangan itu telah menewaskan dan melukai personel militer AS. Dengan tujuan Trump yang terus berubah-ubah, Washington dinilai para analis mulai kehilangan kredibilitas, baik secara militer maupun diplomatik. Sikap AS dalam perang ini makin memperkuat kesan bahwa negara tersebut merupakan instrumen tak terprediksi yang memicu kekacauan global.

photo
Presiden AS Donald Trump saat KTT NATO 2026 di Ankara, Turki, 8 Juli 2026. KTT NATO berlangsung pada 7-8 Juli. - (EPA/GEORGI LICOVSKI)

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi