Kamis 30 Jul 2026 19:15 WIB

Mereka yang Merindukan Perjumpaan dengan Allah SWT, Mengikuti Jejak Rasulullah SAW

Perjumpaan dengan Allah SWT adalah tujuan hakiki mukmin.

Kubah masjid berlafaskan Allah (ilustrasi)
Foto: ANTARA
Kubah masjid berlafaskan Allah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Di antara nikmat terbesar yang Allah SWT siapkan bagi seorang mukmin adalah kesempatan untuk berjumpa dengan-Nya.

Bagi orang yang benar-benar mengenal Allah, kehidupan dunia bukanlah tujuan akhir, melainkan perjalanan menuju sebuah pertemuan agung yang telah lama dinantikan.

Baca Juga

Karena itulah, kerinduan untuk bertemu Allah menjadi salah satu ciri orang-orang yang memiliki keimanan yang mendalam.

Kerinduan ini bukanlah angan-angan kosong, bukan pula keinginan untuk lari dari kehidupan. Ia lahir dari cinta, ma'rifat, dan keyakinan yang kuat kepada Allah.

Semakin seseorang mengenal Rabb-nya, semakin besar pula keinginannya untuk berjumpa dengan-Nya.

Tidak mengherankan jika para nabi dan rasul, manusia pilihan yang paling mengenal Allah, menjadi orang-orang yang paling besar kerinduannya kepada perjumpaan dengan-Nya.

Rasulullah SAW bersabda:

ما مِن نبيٍّ إلَّا وقد خُيِّرَ بينَ الدُّنيا وبينَ ما عِندَ اللَّهِ، فاختارَ ما عِندَ اللَّهِ

"Tidak ada seorang nabi pun kecuali telah diberi pilihan antara dunia dan apa yang ada di sisi Allah, lalu ia memilih apa yang ada di sisi Allah." (HR Al-Bukhari)

Hadis ini menunjukkan bahwa menjelang wafatnya, para nabi diberikan pilihan oleh Allah antara melanjutkan kehidupan dunia atau berpindah menuju kehidupan di sisi-Nya. Dan seluruh nabi tanpa ragu memilih bertemu dengan Allah.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi