Kamis 30 Jul 2026 19:11 WIB

Saudi Luncurkan Kartu Digital Mualaf, Syahadat Kini Bisa Diproses Otomatis

Sistem baru ini merupakan bagian dari transformasi digital Saudi.

Rep: Muhyiddin/ Red: A.Syalaby Ichsan
Mualaf (ilustrasi)
Foto: Onislam.net
Mualaf (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terus mempercepat transformasi layanan keagamaan berbasis digital. Terbaru, Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi meluncurkan layanan digital yang memungkinkan proses pernyataan masuk Islam dilakukan secara lebih cepat, termasuk penerbitan kartu digital bagi mualaf.

Kartu mualaf tersebut diluncurkan Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan, Syekh Abdullatif Al Alsheikh pada Ahad (26/7/2026) sebagai bagian dari upaya untuk memperluas layanan pemerintah digital.

Baca Juga

"Layanan baru ini mengotomasi semua tahapan proses bagi orang yang ingin memeluk Islam," dikutip dari laporan Saudigazette, Kamis (30/7/2026),

Melalui layanan tersebut, seseorang yang mengajukan permohonan untuk memeluk Islam akan memperoleh "Kartu Mualaf" secara otomatis setelah pengajuannya disetujui. Kartu tersebut langsung tersedia di aplikasi "Tawakkalna", sehingga penerima dapat segera mengakses identitas digitalnya tanpa harus menunggu penerbitan dokumen fisik.

Menukil laporan SceneNow pada Kamis (30/7/2026), sistem baru ini merupakan bagian dari program transformasi digital pemerintah Arab Saudi yang sejalan dengan target "Visi Saudi 2030" untuk meningkatkan efisiensi layanan publik.

Mualaf. Ilustrasi

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi