Selasa 21 Jul 2026 05:49 WIB

Daftar Calhaj 2027 Diumumkan, Dahnil Minta ASN Bangun Engagement dengan Jamaah

Daftar tersebut sedang dalam tahap verifikasi di tingkat kabupaten/kota.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak berpose saat diwawancarai Republika di kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Foto: Republika/Thoudy Badai
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak berpose saat diwawancarai Republika di kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenhaj untuk membangun kedekatan yang kuat dan komunikasi yang intens dengan calon jamaah haji sejak dini.

Pasalnya, Kemenhaj telah mengumumkan daftar jamaah calon haji yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list) dan akan berangkat pada musim haji 1448 H/2027 M.

Baca Juga

"Pertama yang harus dipersiapkan itu adalah Bapak dan Ibu semuanya itu harus punya engagement yang kuat dengan jamaah. Itu yang ingin kita bangun. Mulai dari ASN, Kakanwil, nanti petugas haji, semua yang mengurus haji itu harus punya engagement yang kuat dengan jamaah," katanya melalui keterangan di Jakarta, Senin(20/7/2026).

Wamenhaj menambahkan dalam istilah agama, kedekatan ini disebut sebagai ta'limul qulub (tautan hati) atau secara sederhana merupakan jalinan silaturahim yang melahirkan ikatan hati yang mendalam antara petugas dan jamaah haji.

photo
Seorang jamaah haji berada di dalam aula setibanya di Embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi, Jambi, Selasa (16/6/2026). Sebanyak 445 jamaah haji asal Kota Jambi yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 13 telah tiba di Jambi. - (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Ia mengingatkan Kemenhaj bukan sekadar bertindak sebagai agensi perjalanan (travel agent) atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang sekadar mengumpulkan orang lalu memberangkatkannya.

Menurut Dahnil, Kemenhaj adalah institusi negara yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto yang mengemban amanah besar untuk membina, mengawal, dan memastikan transformasi nilai-nilai mulia terjadi selama proses ibadah haji berlangsung.

"Bukan sekadar terkait dengan penyelenggaraannya saja, tapi dia harus punya transformasi nilai. Nilai kebangsaan, nilai moral, nilai peradaban, nilai keadaban, yang kemudian kita rumuskan melalui 'Tri Sukses' itu: Sukses Ritual, Sukses Ekonomi, dan Sukses Peradaban dan Keadaban,"kata dia.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi